Home / Pemerintah Aceh

Senin, 9 Maret 2026 - 20:07 WIB

Beasiswa Manaaki New Zealand 2026 Dibuka, Kesempatan Emas Generasi Aceh Kuliah di Luar Negeri

Redaksi

BPSDM Aceh menyosialisasikan pembukaan pendaftaran Manaaki New Zealand Scholarships 2026 bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang sarjana, magister, dan doktoral di Selandia Baru. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 31 Maret 2026.(9/3/2026).

BPSDM Aceh menyosialisasikan pembukaan pendaftaran Manaaki New Zealand Scholarships 2026 bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang sarjana, magister, dan doktoral di Selandia Baru. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 31 Maret 2026.(9/3/2026).

Banda Aceh – Kesempatan emas kembali terbuka bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda Aceh yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Pemerintah Selandia Baru melalui program Manaaki New Zealand Scholarships resmi membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang sarjana (Bachelor), magister (Master), dan doktoral (PhD) pada tahun 2026.

Informasi ini turut disosialisasikan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh melalui akun media sosial resminya, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Aceh agar mampu bersaing di tingkat global.

Program beasiswa bergengsi yang didanai oleh Pemerintah New Zealand tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di berbagai universitas terbaik di negara itu, sekaligus memperluas pengalaman akademik, riset, dan jejaring internasional.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Aceh Hadiri Malam Pisah Sambut Pangdam Iskandar Muda

Beasiswa Manaaki New Zealand Scholarships dikenal sebagai salah satu program pendidikan internasional yang tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga memberikan dukungan hidup bagi penerimanya selama menempuh studi. Program ini bertujuan membangun kapasitas sumber daya manusia dari berbagai negara mitra agar mampu berkontribusi dalam pembangunan di negara asal setelah menyelesaikan pendidikan.

Dalam informasi yang disampaikan BPSDM Aceh, terdapat beberapa kriteria utama yang harus dipenuhi oleh calon pelamar. Di antaranya adalah warga negara Indonesia dengan rentang usia 18 hingga 40 tahun. Selain itu, pelamar juga diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui skor IELTS minimal 6.0 hingga 6.5, sesuai dengan persyaratan program studi yang dipilih.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Ikuti Retret Kepala Daerah se-Indonesia di Akmil Magelang

Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka sejak 1 Maret 2026 dan akan ditutup pada 31 Maret 2026. Calon peserta diharapkan memanfaatkan waktu tersebut untuk mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan, mulai dari ijazah, transkrip nilai, sertifikat kemampuan bahasa Inggris, hingga dokumen pendukung lainnya.

Program ini juga menjadi peluang besar bagi mahasiswa dan profesional muda Aceh yang ingin meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperluas wawasan internasional. Dengan belajar di lingkungan pendidikan global, para penerima beasiswa diharapkan mampu membawa pengetahuan, inovasi, serta pengalaman baru yang dapat berkontribusi pada pembangunan daerah dan nasional.

Kehadiran informasi beasiswa ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Aceh melalui BPSDM Aceh dalam mendorong generasi muda agar berani meraih kesempatan pendidikan di tingkat internasional. Dengan semakin banyaknya putra-putri Aceh yang menempuh pendidikan di luar negeri, diharapkan akan lahir sumber daya manusia unggul yang mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Apresiasi Dukungan Menteri ESDM, Kewenangan Migas di Laut Sejauh 12-200 Mil Kini Terbuka untuk Aceh

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, program ini juga menjadi jembatan kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia antara Indonesia dan Selandia Baru.

Masyarakat yang berminat dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan mengakses situs resmi BPSDM Aceh atau memindai kode QR yang tersedia pada poster informasi tersebut.

Kesempatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Aceh untuk membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di kancah global sekaligus membawa nama daerah dan bangsa di dunia internasional.(**)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Mualem Tutup KKN UGM di Pulo Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Terima Dividen Rp 26,7 Miliar dari PT PEMA

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Siap Dukung Program Kerja MUNA 

Daerah

Wagub Fadhlullah dan Utusan Khusus Presiden Hadiri HUT Nagan Raya ke-23, Mardiono Dianugerahi Gelar Adat

Berita

Gubernur Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Dorong Digitalisasi Pengelolaan Tugas Belajar ASN

Berita

Pemerintah Aceh Mendukung Penuh Pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi

Berita

Ketua PKK Aceh Turun Kampung di Lhokseumawe, Data Warga yang Tinggal di Rumah Tak Layak

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Bantuan Rumah Rusak Berat Dinaikkan Jadi Rp98 Juta