Home / Ekbis

Jumat, 10 April 2026 - 18:44 WIB

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Mentah dari AS Mulai Berjalan, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

REDAKSI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Bahlil mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai merealisasikan impor minyak mentah (crude oil) dari Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan dagang resiprokal dan upaya memperkuat stok energi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Bahlil mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai merealisasikan impor minyak mentah (crude oil) dari Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan dagang resiprokal dan upaya memperkuat stok energi nasional.

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mulai mendatangkan minyak mentah (crude oil) dari Amerika Serikat (AS). Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa untuk komoditas Bahan Bakar Minyak (BBM) olahan, Indonesia belum melakukan impor dari Negeri Paman Sam tersebut.

​“Amerika sudah mulai berjalan, sudah mulai. BBM tidak, BBM kita tidak ambil dari sana, minyak mentah, crude-nya,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2026).

​Ketahanan Energi di Tengah Dinamika Global

Baca Juga :  Kelola Limbah Kelapa di Pesisir Pantai, Kolaborasi PT Solusi Bangun Andalas dan Bank Sampah Generasi Milenial Raih Subroto Award 2025

​Bahlil mengungkapkan rasa optimismenya terkait ketahanan energi nasional. Saat ini, stok bensin nasional dilaporkan berada di atas batas minimal 20 hari, sementara cadangan Liquefied Petroleum Gas (LPG) berada di atas 10 hari.

​Menurutnya, Indonesia telah berhasil melewati masa kritis akibat dinamika global yang sempat mengancam pasokan BBM. Namun, ia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi.

​Komitmen Impor dalam Perjanjian ART

​Langkah impor ini selaras dengan dokumen Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang dirilis Gedung Putih pada 19 Februari 2026. Dalam kesepakatan tarif resiprokal tersebut, Indonesia berkomitmen mendukung pembelian produk energi AS dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga :  Rumah Potong Hewan di Lambaro Sediakan Layanan Lengkap dan Tertib

​Minyak Mentah (Crude Oil): Senilai US$4,5 miliar (±Rp76,02 triliun).

​LPG: Senilai US$3,5 miliar (±Rp59,13 triliun).

​BBM (Bensin Olahan): Senilai US$7 miliar (±Rp118,26 triliun).

​Pemerintah Indonesia juga berkewajiban memfasilitasi BUMN maupun sektor swasta dalam pengurusan izin dan persetujuan guna meningkatkan pembelian energi dari AS, termasuk melalui kontrak jangka panjang.

​Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan bahwa status Pertalite saat ini sangat aman meskipun berada tipis di bawah ambang batas minimum nasional.

Baca Juga :  Pasca Lebaran, Harga Emas di Banda Aceh Anjlok ke Rp8,1 Juta per Mayam

​Diversifikasi Sumber Impor

​Data Dewan Energi Nasional (DEN) tahun 2025 menunjukkan bahwa Indonesia melakukan diversifikasi sumber minyak mentah. Pemasok utama meliputi Nigeria (25%), Angola (21%), Arab Saudi (19%), Brasil (9%), dan Australia (8%), disusul negara lain termasuk Amerika Serikat.

​Sedangkan untuk BBM olahan, Indonesia masih mengandalkan impor utama dari Singapura dan Malaysia, serta didukung oleh negara mitra lain seperti China, Korea Selatan, hingga Uni Emirat Arab.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Kelola Limbah Kelapa di Pesisir Pantai, Kolaborasi PT Solusi Bangun Andalas dan Bank Sampah Generasi Milenial Raih Subroto Award 2025

Ekbis

Kabar Gembira! Harga Cabai Rawit “Terjun Bebas”, Stok Nasional Aman Hingga Akhir 2026

Ekbis

BSI Kembali Tegaskan Posisi sebagai Pembayar Zakat Terbesar di Indonesia, Salurkan Rp289 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Penguatan Ekonomi Umat

Berita

Bank Aceh Salurkan Program KUR Tahun 2025 Sebesar Rp 1,5 Triliun

Ekbis

Harga Emas Antam Tembus Rp2,93 Juta per Gram, Tren Penguatan Berlanjut Pasca Lebaran

Ekbis

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

Ekbis

PUNCAK ACARA ROAD TO FESYAR ACEH 2026: Festival Ekonomi Syariah yang Edukatif dan Menghibur Masyarakat

Berita

Raih Empat Penghargaan Top CSR Awards 2025, SBI Tegaskan Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan