Home / Peristiwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:39 WIB

Geger, Petugas Kebersihan Unand Ditemukan Tewas Tergantung di Kawasan Hutan Biologi Kampus

REDAKSI

Warga di sekitar lingkungan Kampus Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria dalam kondisi tergantung di kawasan hutan biologi kampus tersebut, Kamis siang (28/5/2026). (Foto: Ilustrasi)

Warga di sekitar lingkungan Kampus Universitas Andalas (Unand), Kota Padang, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad pria dalam kondisi tergantung di kawasan hutan biologi kampus tersebut, Kamis siang (28/5/2026). (Foto: Ilustrasi)

Padang – Civitas akademika Universitas Andalas (Unand) Padang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan Hutan Biologi Unand, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Kamis (28/5/2026) siang sekitar pukul 12.00 WIB.

​Korban diketahui berinisial R (21) atau akrab disapa Romi, yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga kebersihan (cleaning service) di Fakultas Kedokteran (FK) Unand. Saat ditemukan, korban dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi tergantung pada seutas tali di sebuah pohon karet.

​Kronologi Penemuan

​Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan pihak keluarga.

Baca Juga :  Sungai Meluap, 3 Pendulang Emas Terseret Arus di Mane, Zainunis Belum Ditemukan

​Sebelum insiden terjadi, korban sempat menghubungi kakak kandungnya yang berada di Medan. Merasa ada yang tidak beres, pihak keluarga yang berada di Padang kemudian meminta bantuan seorang warga bernama Ijan untuk mengecek keberadaan korban ke area Hutan Biologi Unand sesuai dengan petunjuk yang didapatkan.

​Saat menyisir lokasi, saksi melihat sepeda motor milik korban terparkir di pinggir jalan. Tak jauh dari sana, saksi mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon karet. Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak keamanan (security) kampus dan diteruskan ke Polsek Pauh.

Baca Juga :  OPS Keselamatan Seulawah 2025: Dirlantas POLDA Aceh Bagikan Helm, Layanan Kesehatan Gratis, dan Tes Urine Para Sopir

​Penyelidikan Polisi

​Mendapat laporan, petugas piket Polsek Pauh bersama Tim Identifikasi Polresta Padang langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP). Jasad korban akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB guna pemeriksaan lebih lanjut.

​Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kuat bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri.

​”Dugaan sementara kami, korban melakukan bunuh diri karena tidak ditemukan adanya bukti atau tanda-tanda penganiayaan di sekujur tubuh korban,” ujar AKP Edi Harto kepada media, Kamis (28/5/2026). Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik tindakan nekat pemuda asal Limau Manis tersebut.

Baca Juga :  Operasi SAR Erupsi Gunung Dukono Berakhir: Seluruh Korban Hilang Berhasil Dievakuasi

​Respons Pihak Kampus

​Secara terpisah, Humas Universitas Andalas, Hary Efendi, membenarkan status korban sebagai pekerja di lingkungan Unand.

​”Kami baru dapat informasi awal dan saat ini sedang menindaklanjuti. Nanti akan kami informasikan lagi hal-hal lebih lanjut bersangkutan dengan kejadian ini,” ungkap Hary singkat.

​Peristiwa ini sempat membuat heboh warga kampus dan beredar cepat di media sosial. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan penuh oleh pihak kepolisian sektor Pauh dan Polresta Padang.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kembali di Temukan Empat Mayat Yang Terseret Arus Banjir

Peristiwa

Jelang Libur Nataru, Warga Boleh Menitipkan Kenderaan di Kantor Polisi

Peristiwa

Huntara di Bener Meriah Rusak Parah Diterjang Angin Kencang Saat Idulfitri

Daerah

Jalur Penghubung Aceh Tengah-Pidie Putus Total Akibat Longsor di Gunong Pijut

Peristiwa

Bogor Berhias “Pelangi Api”: Fenomena Langka Awan Iridesensi Pukau Warga

Peristiwa

Angin Kencang Rusakkan 5 Rumah Dinas Aspol Polda Aceh di Lamteumen, Perbaikan Darurat Segera Dilakukan

Peristiwa

PWI Siapkan Langkah Hukum Terkait Insiden di Lapangan Bumigas Tanah Luas

Peristiwa

Ribuan Warga Padati Pendopo Gubernur Aceh, Harap Bantuan Uang Meugang