Samarinda – Stadion Segiri menjadi saksi bisu berakhirnya ambisi juara Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026). Dalam laga bertajuk “El Clasico Indonesia”, Persib Bandung berhasil memetik kemenangan tipis 2-1 melalui perjuangan yang penuh drama dan tensi tinggi.
Kemenangan ini membawa Maung Bandung kokoh di posisi kedua dengan 75 poin, terus membayangi Borneo FC di puncak klasemen. Sementara bagi Macan Kemayoran, kekalahan ini membuat mereka terpaku di posisi ketiga dengan 65 poin dan secara matematis tertutup peluangnya untuk merengkuh gelar juara musim ini.
Babak Pertama: Drama Dua Gol Adam Alis
Pertandingan langsung menyuguhkan intensitas tinggi sejak peluit pertama. Persija Jakarta sempat membungkam pendukung Persib lebih dulu pada menit ke-20. Melalui aksi individu yang impresif, Alaaeddine Ajaraie berhasil melewati penjagaan Kakang Rudianto sebelum melepaskan sepakan kaki kiri akurat yang tak mampu dibendung Teja Paku Alam. Persija unggul 1-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Menit ke-28, memanfaatkan kesalahan fatal di barisan pertahanan Persija yang dilakukan Van Basty Sousa, Adam Alis muncul sebagai penyelamat. Ia menyambar bola liar untuk mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.
Petaka bagi Persija kembali datang di menit ke-38. Berawal dari visi permainan jenius Thom Haye, umpan terobosannya berhasil menjangkau Adam Alis. Setelah memenangkan duel fisik dengan Dony Tri Pamungkas, Adam Alis kembali menyarangkan bola ke gawang Carlos Eduardo. Skor 2-1 menutup babak pertama untuk keunggulan Persib.
Babak Kedua: Tensi Panas dan Ketangguhan Teja Paku Alam
Memasuki paruh kedua, laga berubah menjadi arena gladiator. Persija yang berupaya mengejar ketertinggalan tampil lebih agresif. Ketegangan pun merembet hingga ke pinggir lapangan, puncaknya asisten pelatih Persija, Italo Resende, diusir oleh wasit Firdavs Norsafarov setelah menerima kartu kuning kedua akibat protes berlebihan.
Di penghujung laga, Persija terus menggempur pertahanan Maung Bandung melalui ancaman bertubi-tubi dari Alaaeddine Ajaraie. Namun, penampilan gemilang Teja Paku Alam di bawah mistar gawang menjadi penghalang utama. Penyelamatan krusialnya pada menit ke-82 memastikan keunggulan Persib tetap terjaga hingga laga usai.
Susunan Pemain & Catatan Laga
Persija Jakarta (1):
Carlos Eduardo (GK); Paulo Ricardo (Fajar Fathurrahman 82′), Rizky Ridho, Donny Tri Pamungkas; Bruno Tubarao, Rayhan Hannan (Witan Sulaeman 67′), Fabio Calonego, Van Basty Sousa (Jordi Amat 63′); Allano de Souza, Alaaeddine Ajaraie, Eksel Runtukahu (Gustavo Almeida 63′).
Persib Bandung (2):
Teja Paku Alam (GK); Patricio Matricardi, Federico Barba, Frans Putros, Kakang Rudianto (Eliano Reijnders 61′); Luciano Guaycochea (Layvin Kurzawa 61′, Dedi Kusnandar 79′), Adam Alis (2 Gol), Thom Haye (Beckham Putra 74′); Berguinho, Uilliam Barros, Patrick Jung (Sergio Castel 74′).
“Kemenangan ini bukan sekadar statistik, melainkan pernyataan bahwa hati seorang juara tidak akan pernah menyerah meski tertinggal di bawah tekanan rival terberatnya,” tulis narasi kemenangan Persib sore itu.
Editor: Redaksi









