Home / Berita

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:04 WIB

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Tangani Korban Angin Kencang dan Kebakaran

REDAKSI

Pemkot Banda Aceh bersama dinsos kota Banda Aceh Menyalurkan bantuan kebakaran dan angin kencang

Pemkot Banda Aceh bersama dinsos kota Banda Aceh Menyalurkan bantuan kebakaran dan angin kencang

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial Kota Banda Aceh bergerak cepat menangani warga terdampak bencana angin kencang dan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. Penanganan darurat dilakukan melalui asesmen lapangan, pendataan korban, hingga penyaluran bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak.

Cuaca ekstrem berupa angin kencang dilaporkan melanda sejumlah kawasan di Kota Banda Aceh pada Jumat, 15 Mei 2026. Dua wilayah yang mengalami dampak cukup serius yakni Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, dan Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga, terutama pada bagian atap bangunan yang diterbangkan angin kencang.

Salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah adalah milik Ibrahim Hasyim di Gampong Alue Naga. Seluruh bagian atap rumah korban dilaporkan terlepas akibat terjangan angin, sehingga rumah tersebut tidak lagi aman untuk ditempati sementara waktu.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Hadiri Milad Ke-57 YPI Darussa'adah

Akibat kejadian itu, Ibrahim Hasyim bersama lima anggota keluarganya harus menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan bantuan segera. Warga sekitar juga turut membantu melakukan evakuasi barang-barang milik korban agar tidak semakin rusak akibat hujan dan cuaca yang masih tidak menentu.

Menanggapi musibah tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh langsung menurunkan petugas dari Dinas Sosial untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian. Pendataan dilakukan guna memastikan kondisi korban sekaligus menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan masyarakat terdampak.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, bantuan masa panik diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar bagi korban, seperti bahan pangan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan darurat lainnya.

Baca Juga :  Lenggok Krueng Teunom Mengalun Menghantar Pj Gubernur Safrizal Menuju Ceuraceu Embun

Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, mengatakan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan adanya warga terdampak bencana. Menurutnya, langkah cepat dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat yang terkena musibah dapat segera terpenuhi.

“Kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Bantuan masa panik segera kami salurkan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Sukmawati.

Ia menambahkan, Dinas Sosial Kota Banda Aceh terus berkoordinasi dengan aparatur gampong, pihak kecamatan, serta instansi terkait dalam penanganan dampak bencana yang terjadi di sejumlah wilayah kota.

“Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen memberikan pelayanan dan penanganan cepat kepada masyarakat terdampak bencana. Kami juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

Baca Juga :  Komitmen Pemulihan dan Pencegahan Keberulangan Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi situasi sulit akibat bencana alam maupun musibah lainnya. Respons cepat, menurutnya, menjadi bagian penting dalam memastikan keselamatan dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Dalam beberapa waktu terakhir, intensitas hujan disertai angin kencang memang kerap terjadi di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Kota Banda Aceh. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kerusakan bangunan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat.

Pemerintah Kota Banda Aceh memastikan akan terus melakukan langkah-langkah responsif dan siaga bencana guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan, sekaligus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan secara cepat serta tepat sasaran. (ADV)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Lagi Pj Gubernur Safrizal Verifikasi RLH, Tidak ada Agen Ambil Laba

Berita

Bupati Aceh Besar Apresiasi Presiden Prabowo: Aspirasi Warga Aceh Didengar, Polemik Empat Pulau Berakhir

Berita

Mengawali Tahun 2025 Seluruh Hakim Tinggi dan Pegawai PT BNA Menandatangani Pakta Integritas 

Berita

Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Kepala Kejati Baru di Bandara SIM

Berita

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ditpolairud Polda Aceh Salurkan 1,2 Ton Beras Murah kepada Masyarakat

Berita

Kekosongan Vaksin Jadi Penyebab Kasus Wabah PMK Kembali Merebak di Aceh

Berita

Syech Muharram: Semua Warga Aceh Besar Memiliki Hak dan Tanggung Jawab yang Sama

Berita

Kapolres Aceh Tamiang Cek Mobil Terdampak Banjir, Bantah Isu Mayat di Dalam Kendaraan