Home / Politik

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:10 WIB

Kaesang Tunjuk T Rival Amiruddin Pimpin PSI Aceh, Soroti Kedekatan dengan Ulama

REDAKSI

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kanan) saat mengumumkan penunjukan T Rival Amiruddin (kiri) sebagai Ketua PSI Provinsi Aceh di Kantor Pusat DPP PSI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kanan) saat mengumumkan penunjukan T Rival Amiruddin (kiri) sebagai Ketua PSI Provinsi Aceh di Kantor Pusat DPP PSI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menunjuk T Rival Amiruddin sebagai Ketua PSI Provinsi Aceh. Penunjukan tersebut diputuskan dalam rapat pimpinan pengurus DPP PSI di Jakarta, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Keputusan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Kantor Pusat PSI yang beralamat di Jl KH Wahid Hasyim No.194, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kaesang menyebut ada sejumlah pertimbangan penting yang membuat DPP PSI menentukan pilihan kepada T Rival Amiruddin untuk memimpin PSI Aceh.

Menurut ketum Kaesang, Aceh merupakan daerah dengan kekhususan Syariat Islam dan memiliki kultur yang sangat kuat. Karena itu, PSI membutuhkan figur putra daerah yang memahami budaya lokal dan dekat dengan ulama serta lingkungan pendidikan agama.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seulawah 2024 di Aceh

“Aceh memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain. Kami membutuhkan sosok anak Aceh yang dekat dengan kiyai, dekat dengan pusat pendidikan agama, sehingga kehadiran PSI nantinya dapat menyatu dengan kearifan lokal masyarakat Aceh,” kata Kaesang.

Selain itu, lanjut dia, T Rival Amiruddin juga dinilai sebagai figur yang dekat dengan masyarakat akar rumput dan memahami langsung kehidupan rakyat kecil.

“Kita bukan mencari seseorang yang hanya faham terhadap persoalan rakyat, namun sosok yang benar-benar hidup bersama rakyat sehingga dia tahu aroma keringat rakyat. Dengan begitu, keputusan yang diambil nantinya benar-benar berpihak kepada rakyat Aceh,” ujar Kaesang.

Baca Juga :  Anggota DPRA Fuadri: Razia Kendaraan Plat BL di Sumut Bisa Ganggu Hubungan Antarwarga

Tak hanya itu, Kaesang menilai T Rival Amiruddin memiliki pemahaman yang kuat terkait ekonomi kerakyatan. Hal itu dianggap penting di tengah kondisi ekonomi Aceh yang saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan.

“PSI ingin hadir membawa solusi nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas hidup dan penguatan ekonomi rakyat,” tambahnya.

Sementara itu, T Rival Amiruddin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan DPP PSI kepadanya.

Ia mengaku penunjukan langsung dari Ketua Umum PSI menjadi kehormatan besar, bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Mualem Buka Diskusi Internasional Sambut Hari Damai Aceh

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya. Penunjukan langsung dari Ketua Umum PSI merupakan kehormatan tersendiri bagi kami dan juga bagi rakyat Aceh,” ujar T Rival Amiruddin.

Ia menegaskan siap bekerja membesarkan PSI di Aceh dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga nilai-nilai budaya dan religiusitas yang menjadi identitas Tanah Rencong.

“Kami ingin PSI hadir sebagai rumah perjuangan rakyat Aceh, dekat dengan masyarakat, mendengar suara rakyat, dan bekerja nyata untuk kesejahteraan bersama,” tutup Rival.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

GeRAK Aceh Minta Revisi UUPA Jadi Momentum Wujudkan Hak dan Kewenangan Aceh Secara Optimal

Politik

Mantan Jubir Partai Aceh Raih Doktor Ilmu Politik, Perjalanan Akademik Linear Sejak Sarjana

Politik

Partisipasi Belum Capai 50 Persen, Pilchiksung di Tiga Gampong Lhokseumawe Ditunda

Politik

Koperasi Tinta Emas Aceh Gelar RAT, Azhari S.Sos Gantikan Nurdinsyam Pimpin 2023-2028

Politik

Lambatnya Pemulihan Pascabencana di Aceh Picu Kekecewaan Warga dan Aktivis

Politik

Wakasat Sebut Cekcok Anggota DPRD DKI dengan Polisi Sudah Damai, Tapi Penanganan Internal Belum

Politik

Pengamat sebut Kemesraan Koalisi Meredup Usai Bagi-Bagi Kekuasaan, Wajar Gibran Kurang Dibela

Nasional

Pemerintah Didesak Tetapkan Narkotika sebagai Bahaya Laten Bangsa