Home / Banda Aceh

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:04 WIB

Cuaca Panas dan Angin Kencang Picu Risiko Karhutla di Aceh, BNPB Catat Eskalasi Titik Api di Nagan Raya

REDAKSI

BPBD Kota Banda Aceh hadirkan Call Center Pusdalops PB siaga 24 jam untuk layanan kebencanaan, 31 Mei 2026.

BPBD Kota Banda Aceh hadirkan Call Center Pusdalops PB siaga 24 jam untuk layanan kebencanaan, 31 Mei 2026.

Banda Aceh – (BNPB) mengingatkan potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Aceh seiring meningkatnya suhu udara yang disertai embusan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mengonfirmasi, berdasarkan laporan yang dihimpun hingga Minggu, 31 Mei 2026, eskalasi titik api terbesar saat ini terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Luasan lahan terbakar sementara di daerah tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 17 hektare.

Kondisi cuaca panas yang terjadi secara berkelanjutan, ditambah dengan angin kencang, dinilai menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api, khususnya pada lahan gambut dan semak belukar yang kering.

Baca Juga :  Illiza Respons Cepat Keluhan Traffic Light Simpang Oman, Arus Lalu Lintas Kini Lebih Lancar

BNPB menyebutkan, upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD setempat, TNI, Polri, serta unsur relawan. Selain pemadaman darat, pemantauan titik panas juga diperkuat melalui sistem pemantauan satelit untuk memastikan deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi kebakaran baru.

Sementara itu, meskipun tidak menjadi wilayah terdampak langsung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh menyatakan tetap dalam status siaga guna mendukung upaya penanganan karhutla di tingkat provinsi.

Kepala BPBD Kota Banda Aceh Cut Ahmad Putra menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan dukungan logistik dan operasional apabila dibutuhkan untuk membantu daerah terdampak seperti Aceh Barat dan Nagan Raya.

Baca Juga :  Wali Kota Banda Aceh Serahkan Tiga Rumah Layak Huni untuk Fakir Miskin di Baiturrahman

“Walaupun wilayah Kota Banda Aceh tidak terdapat titik api signifikan, kami tetap siaga penuh. BPBD Banda Aceh siap memberikan dukungan logistik, personel, maupun peralatan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah kabupaten/kota yang terdampak,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang sangat rentan memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca saat ini sangat kering dan berangin, sehingga api sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya karhutla,” tambahnya.

Baca Juga :  TYCI Chapter Aceh Berbagi Sembako untuk Anak Panti di Banda Aceh

BPBD Kota Banda Aceh juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta BPBD di kabupaten/kota lain untuk memastikan kesiapsiagaan dan respons cepat apabila terjadi eskalasi kebakaran.

BNPB mengimbau seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat patroli pencegahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api guna meminimalkan dampak kerusakan lingkungan dan gangguan kesehatan akibat asap. (ADV)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pedagang di Pasar Peunayong Banda Aceh Jadi Korban Penjambretan

Banda Aceh

BPBD Banda Aceh Perkuat Keselamatan Pesisir dengan Penyerahan Pelampung dan Helm untuk Penjaga Pantai

Banda Aceh

Residivis Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap di Banda Aceh

Banda Aceh

Kapolresta Banda Aceh Serahkan Penghargaan Untuk 51 Personel Berprestasi

Banda Aceh

Dr. Agus Hadi Eman Jaya, M.Ag Peserta Terbaik Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Gelombang 1 Tahun 2026

Banda Aceh

1.000 Mustahik Lulus Bantuan Modal Usaha 2025, Baitul Mal Banda Aceh: Lewat Batas Waktu Dianggap Gugur

Banda Aceh

Pelatihan Olahan Ikan Dorong Peluang Usaha Baru di Banda Aceh

Banda Aceh

RSUD Meuraxa Catat Nyeri Dada, Pneumonia, dan Stroke Dominasi Rawat Inap 2025