Aceh Timur – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh memastikan bahwa proyek rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) fasilitas pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Aceh Timur berjalan dengan optimal dan tepat sasaran. Hal tersebut ditegaskannya saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Selasa, 16 Juni 2026.
Kunjungan kerja ini dilakukan guna melihat dari dekat perkembangan fisik pembangunan serta memastikan bahwa seluruh fasilitas yang direhabilitasi memenuhi standar aksesibilitas bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Dalam peninjauannya, Kadisdik Aceh menekankan bahwa pemerintah pusat maupun daerah memiliki komitmen yang sama besar dalam memeratakan kualitas pendidikan, termasuk bagi sekolah-sekolah luar biasa yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendidik generasi inklusif di Serambi Mekah.
“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak Aceh yang tertinggal dalam mendapatkan hak pendidikan yang layak. Progres di SLB Negeri Aceh Timur ini terus kita kawal agar pengerjaannya tidak hanya cepat, tetapi juga fungsional dan ramah disabilitas,” ujar Kadisdik di sela-sela peninjauan materi bangunan.
Pihak Dinas Pendidikan Aceh juga berkoordinasi erat dengan tim teknis dan kontraktor di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi sementara, persentase capaian pengerjaan fisik dinilai telah berjalan sesuai dengan target berkala (timeline) yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja.
Proyek rehab-rekon di SLB Negeri Aceh Timur ini mencakup beberapa klaster penting guna menunjang produktivitas belajar-mengajar. Beberapa fokus utama pembangunan meliputi:
- Perbaikan atap, lantai, serta tata pencahayaan yang disesuaikan dengan kenyamanan visual siswa.
- Pembuatan selasar dan ram (ramp) yang landai untuk memudahkan mobilitas pengguna kursi roda.
- Renovasi toilet khusus dengan pemasangan pegangan tangan (handrail) dan ruang gerak yang lebih luas.
- Penataan ulang ruang khusus guna melatih kemandirian dan motorik anak.
Kepala SLB Negeri Aceh Timur menyambut baik kunjungan dan pengawasan ketat dari Dinas Pendidikan Aceh. Pihak sekolah berharap, dengan rampungnya proyek ini kelak, atmosfer belajar para siswa akan semakin meningkat dan memotivasi para guru untuk memberikan dedikasi terbaik mereka.
Pemerintah Aceh menargetkan proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sebelum tahun ajaran baru memuncak, sehingga sarana dan prasarana anyar tersebut dapat langsung dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh civitas akademika SLB Negeri Aceh Timur.
Editor: Redaksi









