Home / Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:48 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Lawe Sikap 1 Aceh Tenggara Masuki Tahap Pemasangan Besi Penahan

REDAKSI

Personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Lawe Sikap 1, Kecamatan Babussalam, bergotong royong memasang besi penahan rangka utama jembatan beton, Sabtu (27/6/2026).

Personel Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga Desa Lawe Sikap 1, Kecamatan Babussalam, bergotong royong memasang besi penahan rangka utama jembatan beton, Sabtu (27/6/2026).

Aceh Tenggara – Komitmen TNI bersama masyarakat dalam membangun infrastruktur yang bermanfaat bagi kepentingan umum terus diwujudkan melalui pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Sikap 1, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara. Memasuki tahapan pemasangan besi penahan sebagai rangka utama konstruksi, personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat terus bergotong royong mempercepat proses pembangunan agar jembatan dapat segera digunakan kembali oleh warga, Sabtu (27/06/2026).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam penyediaan sarana transportasi yang aman, kokoh, dan layak digunakan. Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat terjangan banjir dari aliran air pegunungan itu menjadi akses vital yang menghubungkan sejumlah wilayah, sehingga keberadaannya sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat.

Sejak dimulainya pembangunan, personel Babinsa bersama warga secara konsisten melaksanakan gotong royong di setiap tahapan pekerjaan. Kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Babinsa Desa Lawe Sikap 1, Koptu Suharto, menjelaskan bahwa saat ini proses pembangunan telah memasuki tahap pemasangan besi penahan yang merupakan bagian penting sebelum dilaksanakan pengecoran lanjutan. Menurutnya, pemasangan rangka besi harus dilakukan secara teliti dan sesuai standar agar mampu menghasilkan konstruksi jembatan yang kuat, aman, serta memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi cuaca maupun beban kendaraan.

Baca Juga :  Penyewa Rumah Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang Terancam Gagal Terima Bantuan

“Kami bersama masyarakat terus bergotong royong memperbaiki jembatan desa yang rusak akibat banjir air gunung. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat kebersamaan sekaligus menghidupkan kembali budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat di wilayah pedesaan,” ujar Koptu Suharto.

Ia menambahkan bahwa jembatan tersebut memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi jalur utama yang menghubungkan antarwilayah dan mendukung mobilitas masyarakat. Apabila tidak segera diperbaiki, kerusakan jembatan akan berdampak pada terhambatnya aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses menuju sekolah, tempat kerja, hingga pelayanan kesehatan dan fasilitas umum lainnya.

Dalam proses pembangunannya, jembatan menggunakan konstruksi cor beton yang diperkuat dengan rangkaian besi beton berkualitas tinggi. Selain itu, pada kedua sisi bahu jembatan juga dipasang pasangan batu belah sebagai penahan konstruksi agar lebih stabil, kuat, dan mampu mengurangi risiko kerusakan apabila kembali terjadi peningkatan debit air saat musim hujan.

Baca Juga :  Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur

Menurut Koptu Suharto, desain konstruksi tersebut dirancang untuk memberikan kekuatan maksimal sehingga mampu menopang kendaraan dengan berbagai kapasitas, termasuk truk pengangkut pasir, hasil perkebunan, maupun kendaraan angkutan lainnya yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Kontruksi ini kami buat sekuat mungkin. Dengan penggunaan besi beton sebagai tulangan utama serta pasangan batu belah di sisi kanan dan kiri jembatan, kami optimistis hasil pembangunan akan memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lama,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini bukan hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik semata, tetapi juga menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam mempererat hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, serta menjaga budaya saling membantu dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan.

Koptu Suharto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Lawe Sikap 1 yang terus menunjukkan antusiasme dan kepedulian tinggi dengan memberikan tenaga, waktu, maupun dukungan selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak lepas dari kekompakan seluruh elemen masyarakat yang bekerja bahu-membahu bersama TNI.

Baca Juga :  Bocah 7 Tahun di Baktiya Ditemukan Meninggal di Saluran Pembuangan

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut membantu. Walaupun pekerjaan ini membutuhkan waktu, tenaga, dan kesabaran, Babinsa bersama warga tetap berkomitmen untuk menyelesaikannya hingga tuntas demi kepentingan bersama. Semoga jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Dengan terus berlangsungnya pembangunan tersebut, diharapkan jembatan beton Desa Lawe Sikap 1 dapat segera rampung dan kembali difungsikan sebagai jalur transportasi utama masyarakat. Keberadaan jembatan yang kokoh dan aman diyakini akan memperlancar arus mobilitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Aceh Tenggara. Selain itu, pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap menjadi kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Remaja 16 Tahun Hilang Tenggelam di DAS Krueng Meureubo

Daerah

Momen Silaturahmi, IWO Aceh Berkumpul di Cafe Home Stay Banda Aceh

Daerah

Wagub Fadhlullah Panen Padi di Aceh Tamiang, Apresiasi Hasil Panen Cepat Berkat Pupuk Inovatif ‎

Daerah

Percepat Pemulihan Ekonomi, Bupati Aceh Timur Instruksikan Pendataan Ulang UMKM Terdampak Banjir

Daerah

Polda Aceh Gelar KRYD untuk Berikan Rasa Aman dan Nyaman kepada Masyarakat

Aceh

Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur

Daerah

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Lepas Peserta Pawai Tahun Baru Islam 1447 H

Daerah

Mualem Resmikan Pengoperasian Pesawat dan Bandara PT PGE di Aceh Utara