Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Senin, 13 Oktober 2025 - 21:31 WIB

Bunda PAUD Aceh: Luar Biasa Anak-Anak Bunda di Pulo Aceh

REDAKSI

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Marlina Muzakir, melakukan kunjungan kerja ke PAUD Negeri Pembina, di Gampong Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh, Senin (13/10/2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Marlina Muzakir, melakukan kunjungan kerja ke PAUD Negeri Pembina, di Gampong Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh, Senin (13/10/2025). Foto : Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Besar – Kapal melaju tak kencang, ombak lautan tenang, pelabuhan Lampuyang pun menyambut riang. Di pelabuhan, puluhan kaum ibu dan Anak-anak terlihat tak sabar menyambut kedatangan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Marlina Muzakir.

Hari ini, first lady Aceh itu melakukan kunjungan kerja ke PAUD Negeri Pembina, di Gampong Lampuyang Kecamatan Pulo Aceh, Senin (13/10/2025).

Usai mendarat di Pelabuhan Lampuyang, wanita yang akrab disapa Kak Na itu langsung bertolak ke PAUD Negeri Pembina yang hanya berjarak ratusan meter saja dari pelabuhan

Yusuf dan Aulia ramah menyambut di gerbang PAUD, sembari mengalungkan bunga ke Bunda PAUD Aceh. Kak Na membalas senyum ramah Yusuf, mengusap bahunya, lalu menunduk menerima kalungan bunga dari sang bocah.

Baca Juga :  Nakes dan Tenaga Administrasi Rumah Sakit Non-ASN Mengadu ke Dewan, Minta Nama Mereka Terdata di BKN

Di iring para siswa PAUD, Kak Na berjalan masuk ke salah satu ruang kelas untuk bersilaturahmi dengan para bunda pengajar di PAUD aparatur Gampong serta geuchiek setempat, serta berinteraksi dengan para siswa PAUD.

“Anak-anak Bunda di Pulau Aceh luar biasa. Meski berada di pulau terluar, namun semangatnya untuk belajar sangat luar biasa,” ujar Kak Na.

Sementara itu, kepada para bunda PAUD dan aparatur Gampong, Kak Na berpesan tentang penerapan wajib belajar 13 tahun. Setahun untuk pra sekolah dan 12 tahun pendidikan di sekolah.

Baca Juga :  Aceh Siap Operasionalkan KDMP Akhir Oktober

“Pak Camat dan paratur gampong harus fokus mengkampanyekan Wajib belajar 13 tahun. Pra sekolah setahun dan sekolah 12 tahun. Ini penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat luas,” imbau Kak Na.

Pada kunjungan tersebut, Kak Na juga menugaskan para petugas di Puskesmas untuk menggalakkan Postyandu serta memberi penanganan serius pada 70 kasus stunting yang terjadi di Pulo Aceh.

“Puskesmas harus mengontrol ananda kita serta melakukan upaya pencegahan sejak dini dengan rutin mengontrol ibu hamil. Terus sosialisasikan pentingnya penanganan seribu hari pertama,” kata Kak Na.

Baca Juga :  Polisi Serahkan Tersangka Penembakan ke Jaksa

“Pemerintah telah menargetkan Generasi Indonesia Emas di 2045. Untuk itu, asupan gizi anak-anak harus kita pastikan baik, agar pada 2045 mendatang, anak-anak kita menjadi pribadi yang cerdas, tangguh dan berdaya saing global,” sambung Kak Na.

Tak hanya berkunjung ke PAUD Negeri Pembina, dalam kunjungan kerjanya di Pulo Aceh, Kak Na juga berkunjung ke rumah warga dan lansia. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Aceh Teken MoU dengan Flora Agung Grup, Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Aceh Pantau Pelayanan RSUDZA & Besuk Muslem Ulka Wartawan Korban Tabrak Lari

Daerah

Kapolda Dampingi Kapolri Tinjau Lokasi Pengungsian Korban Banjir dan Polres Aceh Tamiang

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ingatkan TPID Antisipasi Inflasi di Bulan Maulid

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh: MBG Adalah Pondasi Pembangunan SDM dan Pengentasan Ketimpangan

Daerah

Kodam Iskandar Muda dan Kejati Aceh gelar Apel Bersama di Lapangan Upacara Kantor Kejati Aceh

Berita

Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus Tani Merdeka 

Daerah

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat