Home / Banda Aceh

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:29 WIB

Piala Presiden 2026: Belajar dari Tragedi Senegal, Ketua DPRK Banda Aceh Lepas SSB Barona dan Lambhuk FA ke Yogyakarta

REDAKSI

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST (tengah), berfoto bersama para pemain, tim manajemen, dan orang tua dari SSB Barona dan Lambhuk Football Academy (FA) saat acara pelepasan di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026).

Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST (tengah), berfoto bersama para pemain, tim manajemen, dan orang tua dari SSB Barona dan Lambhuk Football Academy (FA) saat acara pelepasan di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh, Sabtu (4/7/2026).

Banda Aceh – Dua tim sepak bola usia dini terbaik asal Banda Aceh, SSB Barona (U-12) dan Lambhuk Football Academy (FA) (U-10), resmi dilepas untuk bertarung di kenduri sepak bola nasional, Festival Piala Presiden 2026 yang digelar di Kota Yogyakarta.

​Prosesi pelepasan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh pada Sabtu (4/7/2026). Momentum ini dihadiri oleh manajemen kedua tim, para pemain, serta orang tua yang memberikan dukungan penuh.

​Sebagai jawara di kompetisi tingkat provinsi, kedua tim kini memikul harapan besar. Politisi PKS tersebut menegaskan bahwa keikutsertaan SSB Barona dan Lambhuk FA bukan hanya mewakili Kota Banda Aceh, tetapi juga membawa nama baik Aceh di pentas nasional.

Baca Juga :  Rombongan PKB Aceh Timur Kecelakaan di Tol Sibanceh, Satu Meninggal Dunia

​Pesan Menit Akhir: Berkaca dari Kegagalan Senegal

​Dalam sesi bincang-bincang dan pembekalan motivasi, Irwansyah memberikan wejangan taktis sekaligus mental agar para pemain tidak larut dalam euforia saat bertanding. Ia meminta anak-anak Aceh menjaga fokus total dan belajar dari panggung internasional, di mana banyak tim gagal mempertahankan keunggulan akibat kehilangan konsentrasi pada menit-menit akhir.

​Menurutnya, seorang pesepak bola harus tetap konsentrasi hingga wasit meniup peluit panjang sebagai tanda berakhirnya pertandingan.

​”Walaupun nanti sudah unggul dengan selisih gol yang besar, jangan sampai kehilangan konsentrasi. Lawan akan terus berusaha memanfaatkan setiap kelengahan untuk membalikkan keadaan,” kata Irwansyah.

​Secara spesifik, ia mengaitkan pentingnya fokus ini dengan sebuah analogi yang membekas bagi para pemain muda tersebut.

Baca Juga :  Ketua Baitul Mal Banda Aceh Ajak Sambut Ramadhan 1447 H dengan Semangat Berbagi

​“Kita jangan menjadi Senegal baru. Mari belajar dari pertandingan Senegal melawan Belgia di Piala Dunia, mereka sudah unggul 2-0, sudah di ambang kemenangan, tapi di menit-menit akhir lawan mencetak 3 gol, membalikkan keadaan dan Senegal tersingkir,” ungkap Irwansyah.

​Oleh karena itu, ia menitipkan pesan penting agar skuad Barona dan Lambhuk FA disiplin di lapangan.

​”Karena itu, tetaplah fokus hingga peluit akhir dibunyikan dan selalu ikuti arahan pelatih selama pertandingan maupun sepanjang turnamen berlangsung,” ujarnya mengingatkan tim.

​Jaga Sportivitas dan Hindari Bullying

​Bukan sekadar urusan taktik dan menang-kalah, Irwansyah juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter. Ia mengingatkan para pemain agar memiliki sikap sportif, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Baca Juga :  Dinsos Banda Aceh Perkuat Monitoring Data Kemiskinan dan Penanganan Kekerasan Anak

​Bagi Irwansyah, para pemain boleh mengidolakan pesepak bola atau figur tertentu, tetapi tidak boleh merendahkan atau mencaci pemain lain.

​”Ambillah prestasi dan hal-hal positif dari pemain yang diidolakan, tanpa harus menghina, membully, atau merendahkan pemain lain,” katanya.

​Di akhir sambutannya, Irwansyah menegaskan bahwa seluruh masyarakat Aceh akan memberikan dukungan dan doa kepada kedua tim agar mampu tampil maksimal, menghibur, serta mengharumkan nama Banda Aceh dan Aceh di tingkat nasional.

​Ia berharap kedua tim mampu menunjukkan permainan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah, tim, serta keluarga masing-masing pada ajang Festival Piala Presiden 2026 di Yogyakarta tersebut.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Akan Menyalurkan Bantuan Banjir ke Nagan Raya dan Gayo Lues

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Gelar Pasar Murah Bersubsidi Jelang Ramadan

Banda Aceh

Illiza Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Terminal Batoh

Banda Aceh

Pedagang di Pasar Peunayong Banda Aceh Jadi Korban Penjambretan

Banda Aceh

Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh Sambut Ramadhan 1447 H

Banda Aceh

Kuasa Hukum Tegaskan Ibu Anita Sah Ikuti Seleksi JPT Pratama Pemerintah Aceh

Banda Aceh

Warga Non-Muslim Resmi Masuk Islam, Prosesi Pensyahadatan Berlangsung Khidmat di Dinas Syariat Islam Banda Aceh

Banda Aceh

Forkopimda Banda Aceh Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru 2026