Banda Aceh — Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Besar untuk mempelajari implementasi Program Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Utara, M. Yunus, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mendalami program unggulan Pemkab Aceh Besar dalam memperkuat pendidikan agama serta pembentukan karakter peserta didik di sekolah.
Pihaknya ingin mempelajari secara langsung konsep, mekanisme pelaksanaan, hingga praktik terbaik dari Program BKBS yang telah berjalan di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Aceh Besar.
M. Yunus menilai Program Beut Kitab Bak Sikula sebagai sebuah terobosan yang berhasil mengintegrasikan pendidikan formal dengan pendidikan keagamaan secara sistematis dan terukur. Menurutnya, program ini sangat layak dijadikan referensi bagi pemerintah daerah lain dalam memperkuat implementasi pendidikan berbasis nilai-nilai syariat Islam.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar, Fahrurrazi, menjelaskan proses penyusunan kebijakan program tersebut. Penjelasan mencakup perancangan kurikulum, proses rekrutmen guru BKBS, pelaksanaan pembelajaran di sekolah, hingga sistem monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan untuk memastikan efektivitasnya.
Fahrurrazi menegaskan bahwa keberhasilan Program BKBS merupakan buah dari komitmen Pemkab Aceh Besar serta hasil sinergi dari berbagai pihak, mulai dari ulama, akademisi, tenaga pendidik, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Evaluasi terhadap Program BKBS terus dilakukan agar mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan akhlak, karakter, serta kemampuan peserta didik dalam membaca dan memahami kitab. Melalui program ini, diharapkan lahir generasi Aceh yang cerdas, berkarakter Islami, dan memiliki pemahaman agama yang kuat. Pemkab Aceh Besar pun berkomitmen untuk terus menyempurnakan program tersebut guna mencetak sumber daya manusia unggul yang berakhlakul karimah sesuai nilai-nilai keistimewaan Aceh.
Editor: Redaksi









