MEULABOH — Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (Prodi Kesmas FIK UTU) resmi menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada Jumat (14/8/2026). Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah awal bagi para mahasiswa baru untuk menyalami lingkungan akademik, budaya kampus, hingga nilai-nilai utama yang dijunjung tinggi di lingkungan prodi.
Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Maiza Duana, M.Kes., secara langsung menyambut kedatangan para mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Prodi Kesmas FIK UTU.
“Selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar. Kami merasa bangga dan bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk menempuh pendidikan di prodi ini,” ungkap Maiza Duana.
Dalam pengarahannya, Maiza mengingatkan bahwa capaian prestasi mahasiswa tidak cuma bersandar pada kemampuan akademik, melainkan juga harus ditopang oleh penguasaan soft skill. Calon tenaga kesehatan masyarakat diimbau mulai memupuk keterampilan komunikasi, kolaborasi, kepemimpinan, rasa empati, serta tanggung jawab sosial sejak hari pertama memasuki bangku perkuliahan.
Penekanan khusus juga diberikan pada pembentukan etika dan akhlak. Mengingat profesi di bidang kesehatan masyarakat bakal bersinggungan langsung dengan individu, keluarga, dan khalayak luas, penguatan karakter menjadi pondasi mendasar yang tidak boleh terabaikan.
“Harapan kami, mahasiswa baru tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga lebih mengutamakan penguatan *soft skill*, etika, dan akhlak. Profesi kesehatan masyarakat adalah profesi yang akan banyak berinteraksi dengan manusia, sehingga sikap santun, empati, integritas, dan akhlak yang baik harus menjadi bagian dari karakter setiap mahasiswa,” ia menegaskan.
Rangkaian kegiatan PKKMB ini diisi dengan pemaparan visi dan misi program studi, skema pembelajaran, dinamika kegiatan kemahasiswaan, hingga berbagai peluang pengembangan potensi diri selama berkuliah di Universitas Teuku Umar.
Seluruh sesi acara berjalan tertib, lancar, serta diwarnai antusiasme tinggi dari para peserta.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi fondasi awal dalam membentuk mahasiswa kesehatan masyarakat yang berkompeten, berkarakter, dan siap mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme,” tutup Maiza. (*)
Editor: Redaksi










