Home / Kemerdekaan / Nasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah Sediakan 2.000 Paket

REDAKSI

Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui DP2KP menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyiapkan 2.000 paket komoditas pokok.

Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui DP2KP menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyiapkan 2.000 paket komoditas pokok.

BANDA ACEH — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) kembali menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini menyiapkan total 2.000 paket komoditas pokok yang tersebar di dua titik lokasi.

Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM terbagi dalam dua hari. Hari pertama berlangsung di Masjid Dianjong Peulanggahan pada Kamis (13/8/2026), disusul lokasi kedua di Bapperis Peuniti pada Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :  Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas yang Ganggu Investasi

“Jumlah paket yang disediakan sebanyak 1.000 paket di masing-masing lokasi. Kami berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga pangan,” ujar Iskandar, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  SPS Tolak Perjanjian Perdagangan RI–AS, Soroti Ancaman terhadap Kedaulatan Digital dan Media Nasional

Rincian harga dan isi bahan pokok dalam satu paket bernilai Rp 168.000 tersebut meliputi:

  • Beras Premium (5 kg): Rp 60.000
  • Miyak Goreng SunCo (2 liter): Rp 33.000
  • Gula Pasir (2 kg): Rp 30.000
  • Telur Ayam (1 papan): Rp 40.000

Masyarakat Kota Banda Aceh yang berminat membeli paket pangan murah ini diwajibkan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) Banda Aceh sebagai syarat utama pembelian.

Baca Juga :  BNN Ungkap Jejak Kartel Meksiko dalam Peredaran Narkoba di Indonesia

Iskandar menegaskan, selain memeriahkan peringatan hari kemerdekaan, kehadiran GPM bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan daerah, sekaligus membantu menekan tingkat inflasi sektor pangan dengan menyediakan bahan pokok berharga di bawah pasaran. (rn)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Pertemuan T. Rival Amiruddin dan PSI, Sinyal Munculnya Poros Politik Baru dari Aceh

Nasional

Gubernur dan Wagub Aceh Dampingi Presiden Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Aceh Tamiang ‎

Nasional

Kakanwil Ditjenpas Malut Perketat Pengamanan Lapas dan Rutan Jelang Idul Fitri 1447 H

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Mengajar, Jadikan Anak Papua Lebih Berkarya Dan Menuju Mimpi Besar

Nasional

Kakorlantas Paparkan ke Kapolri Strategi Mengawal Arus Mudik Lebaran 2025

Nasional

Patroli Sambang Polsek Ternate, Lapas Perempuan Ternate Dipastikan Aman dan Kondusif

Aceh

Aceh Raih Penghargaan Wirasena 2025 atas Capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) 2024

Nasional

Prabowo Jelaskan Alasan Banjir Aceh dan Sumatra Tak Ditetapkan sebagai Bencana Nasional