Home / Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Aceh Bertekad Jadi Pelopor Penguatan Pengajaran Sains Berbasis Al-Qur’an

REDAKSI

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh bertekad menjadi pelopor penguatan pengajaran sains berbasis Al-Qur'an di Indonesia.

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh bertekad menjadi pelopor penguatan pengajaran sains berbasis Al-Qur'an di Indonesia.

Banda Aceh  — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan setempat bertekad mewujudkan provinsi tersebut menjadi pelopor penguatan pengajaran sains berbasis Al-Qur’an melalui peningkatan kemampuan guru mata pelajaran terkait.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa penguatan pembelajaran ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Aceh, yaitu Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.

Langkah Implementasi dan Sasaran Program

Sebagai upaya awal, Dinas Pendidikan Aceh memberikan pelatihan penajaman pembelajaran sains berbasis Al-Qur’an kepada para guru mata pelajaran IPA di sejumlah SMA dan SMK di Banda Aceh.

Baca Juga :  LDC UIN Ar-Raniry Gelar Study at Monash University Australia Info Session, Buka Wawasan Pelajar Aceh Menuju Pendidikan Global

Melalui program ini, pemerintah daerah ingin memfasilitasi guru dan siswa untuk menggali kembali keterkaitan erat antara Islam dan ilmu pengetahuan.

“Islam tidak bertentangan dengan sains, dan ilmu pengetahuan modern juga merupakan bagian dari apa yang dikembangkan oleh intelektual-intelektual Muslim pada abad pertengahan yang kemudian digunakan oleh dunia Barat hari ini,” ujar Murthalamuddin di Banda Aceh, Rabu.

Baca Juga :  Prodi PMI FDK UIN Ar-Raniry Laksanakan Kuliah Umum "Peran Dunia Usaha dan Praktisi Kebencanaan dalam Pemberdayaan Masyarakat"

Dampak terhadap Pemahaman dan Keimanan Siswa

Menurut Murthalamuddin, pendekatan ini akan mampu memperkuat pemahaman peserta didik terhadap ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan keimanan mereka.

  •   Integrasi Fenomena Alam: Banyak fenomena ilmiah yang dapat dikaji dan dikembangkan melalui pendekatan Al-Qur’an sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah.
  •   Pembuktian Sejarah Keilmuan: Membuktikan kepada siswa bahwa teori-teori sains telah dibicarakan dalam Islam, serta pernah diteliti dan ditulis oleh ilmuwan-ilmuwan Muslim.
Baca Juga :  FDK UIN AR-RANIRY LAKSANAKAN SOSIALISASI DAN PENANDA TANGANAN MOA DENGAN SMA 2 SEULIMEUM

Memanfaatkan Potensi Daerah

Dengan memanfaatkan kekayaan sejarah, tradisi keilmuan, dan nilai-nilai keislaman yang kuat, Aceh bertekad menjadi pionir pengembangan pembelajaran sains berbasis Al-Qur’an di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Al-Qur’an ini merupakan upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih terstruktur, terukur, dan sistematis tanpa mengesampingkan metode pembelajaran yang telah berjalan selama ini.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Materi Jaksa Masuk Sekolah Dinilai Sangat Relevan untuk Siswa

Pemerintah

Disdik Aceh Gelar Asesmen Tahap II Kepala Sekolah se-Aceh, 892 Peserta Jalani Talent Mapping dan Wawancara

Pendidikan

Menteri Agama Lantik Mujiburrahman Jadi Rektor UIN Ar-Raniry Periode 2026–2030

Pendidikan

Penerimaan Siswa Baru Jalur Prestasi di SMA Negeri 14 Banda Aceh Resmi Dibuka

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Terima Audiensi LKMM Pemma Unsyiah & OSIS SMAN 3 Banda Aceh

Pendidikan

Siswa SLB YAPDI Banda Aceh Raih Juara Berbakat I pada Lomba Lukis Hari Disabilitas Internasional 2025

Pemkab Aceh Besar

Tingkatkan Kompetensi Guru, Aceh Besar Gelar Diklat Deep Learning Bahasa Asing

Pendidikan

Disdik Aceh Batasi Penggunaan Gawai di SMA, SMK, dan SLB Demi Sekolah Lebih Disiplin dan Fokus