Home / Pendidikan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:30 WIB

LDC UIN Ar-Raniry Gelar Study at Monash University Australia Info Session, Buka Wawasan Pelajar Aceh Menuju Pendidikan Global

REDAKSI

In-Country Representative Monash University Australia, Rizkiana, saat memaparkan materi mengenai program studi dan peluang beasiswa di hadapan ratusan generasi muda Aceh di Gedung Teater Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

In-Country Representative Monash University Australia, Rizkiana, saat memaparkan materi mengenai program studi dan peluang beasiswa di hadapan ratusan generasi muda Aceh di Gedung Teater Museum UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Banda Aceh – Semangat melanjutkan pendidikan ke luar negeri terpancar dari ratusan peserta yang memadati Gedung Teater Museum UIN Ar-Raniry Banda Aceh dalam kegiatan “Study at Monash University Australia Info Session” yang diselenggarakan oleh Language Development Center (LDC)/UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung megah tersebut menjadi wadah berbagi informasi sekaligus inspirasi bagi mahasiswa, pelajar, guru, dan akademisi yang memiliki cita-cita melanjutkan studi ke jenjang internasional. Lebih dari 200 peserta hadir memenuhi auditorium untuk mendengarkan langsung pengalaman para alumni serta perwakilan Monash University Australia mengenai peluang pendidikan, beasiswa, hingga kehidupan akademik di luar negeri.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan berbagai sekolah unggulan di Aceh, di antaranya Fatih Bilingual School, SMA Negeri 10 Fajar Harapan, MAN Model Banda Aceh, dan MAN 1 Aceh Barat. Selain para siswa, hadir pula guru, komite sekolah, kepala sekolah, mahasiswa dari UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala, sejumlah perguruan tinggi lainnya di Aceh, hingga kalangan dosen.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang merupakan alumni Monash University Australia, yakni Khairul Azmy, Nur Amalia Sari, Melly Masni, dan Putri Nurul A’la. Hadir pula Rizkiana selaku In-Country Representative Monash University Australia yang memberikan informasi resmi mengenai program studi, persyaratan masuk, serta peluang beasiswa bagi mahasiswa internasional.

Baca Juga :  Asisten I Tegaskan: Lulusan SMKN 3 Wajib Siap Bersaing, Tak Cukup Sekadar Lulus

Sejak awal acara, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan kepada para pemateri, mulai dari proses seleksi masuk universitas luar negeri, strategi mendapatkan beasiswa, hingga tantangan beradaptasi dengan budaya dan sistem pendidikan internasional.

Dalam sesi berbagi pengalaman, para alumni Monash University menceritakan perjalanan akademik mereka sejak mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris, mengikuti seleksi beasiswa, hingga berhasil menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik di Australia. Mereka juga membagikan tips praktis kepada peserta agar mampu mempersiapkan diri sejak dini untuk meraih kesempatan studi di luar negeri.

Khairul Azmy menekankan pentingnya membangun mimpi besar serta konsistensi dalam meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, kesempatan untuk belajar di luar negeri terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan kuat dan kesiapan yang matang.

Sementara itu, Rizkiana menjelaskan bahwa Monash University memberikan banyak peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk mahasiswa asal Indonesia. Ia juga memaparkan berbagai program studi unggulan yang tersedia untuk jenjang sarjana (S1), magister (S2), maupun doktoral (S3), serta menjelaskan jalur-jalur beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa.

Tidak hanya menjadi forum informasi, kegiatan ini juga menjadi sumber motivasi bagi para peserta yang hadir. Salah satunya adalah Ari Maulana, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry. Ia mengaku memperoleh banyak inspirasi setelah mendengarkan pengalaman para pemateri.

Baca Juga :  Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah: Murthalamuddin Tegaskan Reformasi Pendidikan Aceh Dimulai dari Integritas

“Saya termotivasi mendengarkan pengalaman pemateri yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri sehingga membuat saya semakin semangat dalam belajar untuk dapat melanjutkan studi S2, terutama melalui beasiswa LPDP,” ujar Ari Maulana dengan penuh semangat saat diwawancarai usai kegiatan.

Menurutnya, kisah nyata yang disampaikan oleh para alumni membuat impian untuk kuliah di luar negeri terasa lebih dekat dan realistis untuk diwujudkan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak generasi muda Aceh yang memiliki keberanian dan kesiapan untuk bersaing di tingkat global.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi luas karena dianggap mampu menjembatani kebutuhan informasi terkait pendidikan internasional yang selama ini masih terbatas di kalangan pelajar dan mahasiswa. Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya memperoleh informasi akademik, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai kehidupan mahasiswa Indonesia di Australia.

Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, Teuku Murdani, Ph.D., dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi generasi muda Aceh yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Monash University Australia.

Ia menegaskan bahwa LDC UIN Ar-Raniry akan terus menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas yang dapat membantu mahasiswa dan pelajar mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.

“LDC akan memfasilitasi anak-anak Aceh yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Monash University Australia. Kami menyediakan berbagai program pendukung seperti kursus bahasa Inggris dan tes IELTS serta ITP yang diakui secara internasional untuk membantu mereka mempersiapkan diri,” ujar Teuku Murdani, Ph.D.

Baca Juga :  Disdik Aceh Gelar Tryout TKA, Tingkatkan Kesiapan Siswa Menghadapi Ujian dan Tantangan Global

Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting dalam membuka akses pendidikan global. Oleh karena itu, UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry terus berupaya menghadirkan layanan yang berkualitas agar mahasiswa dan pelajar Aceh memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat internasional.

Melalui penyelenggaraan Study at Monash University Australia Info Session ini, UIN Ar-Raniry menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta mendorong lahirnya generasi Aceh yang mampu berkiprah di kancah global. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan optimisme bahwa pendidikan kelas dunia dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad, persiapan, dan semangat belajar yang tinggi.

Dengan tingginya antusiasme peserta yang hadir, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak mahasiswa dan pelajar Aceh yang berani bermimpi besar serta siap melanjutkan pendidikan ke berbagai universitas terbaik dunia. Sebab, seperti yang tergambar sepanjang sesi berlangsung, perjalanan menuju kampus internasional bukan lagi sekadar impian, melainkan peluang nyata yang dapat diwujudkan melalui kerja keras, kesiapan akademik, dan dukungan yang tepat.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

FDK UIN Ar-Raniry, UnIPSAS dan UNISSA Sukses Laksanakan PKM Kolaborasi Internasional

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SD YPPGI ILU

Pemerintah

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga

Pendidikan

Yayasan Abulyatama Ganti Pimpinan Unaya

Pendidikan

Wabup Pidie Jaya dan Plt Kadisdik Aceh Bahas Solusi Pendidikan Siswa Terdampak Banjir

Pendidikan

Polda Aceh dan Universitas Teuku Umar Teken MoU, Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

Buka Puasa Bersama, SMAN 13 Banda Aceh Perkuat Ukhuwah dan Karakter Siswa

Pemerintah

Plt Kadisdik Aceh Laporkan Sejumlah Program Strategis kepada Gubernur Aceh Usai Takziah