Home / Peristiwa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Sambar Petir di Aceh Utara, Seorang Petani Meninggal dan Satu Luka-Luka

REDAKSI

Cuaca buruk di Gampong Tutong, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara menelan korban jiwa. Ahad 16 Agustus 2026 sekitar pukul 17.15 WIB, dua petani tersambar petir saat menyusuri pematang sawah seusai menanam padi.

Cuaca buruk di Gampong Tutong, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara menelan korban jiwa. Ahad 16 Agustus 2026 sekitar pukul 17.15 WIB, dua petani tersambar petir saat menyusuri pematang sawah seusai menanam padi.

LHOKSUKON – Dua petani disambar petir saat berjalan pulang dari sawah di Gampong Tutong, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Ahad (16/8/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi setelah kawasan itu diguyur hujan lebat disertai angin dan petir.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya harus mendapat perawatan medis.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto MH melalui Kapolsek Tanah Luas, Ipda Marzuki MH CPM mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB.

Saat kejadian, dua korban, yakni Hafnidar (53) dan Aminah (57), bersama tiga warga lainnya sedang berjalan pulang menyusuri pematang sawah setelah menanam padi di kawasan Gampong Tutong.

Baca Juga :  Wanita ODGJ di Syiah Kuala Ini Tinggal bersama Jasad Suaminya yang Telah Membusuk Beberapa Hari

Kedua korban merupakan warga Gampong Tutong dan bekerja sebagai petani. Sebelumnya, saat mereka masih berada di persawahan, tiba-tiba turun hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Hafnidar dan Aminah bersama tiga warga lainnya kemudian memutuskan meninggalkan persawahan untuk pulang.

Namun, ketika berada di tengah area persawahan, petir menyambar dan mengenai kedua korban. “Setelah tersambar petir, korban Hafnidar tidak sadarkan diri. Sementara Aminah sempat meminta pertolongan kepada warga,” ujar Ipda Marzuki.

Akibat sambaran petir tersebut, pakaian yang dikenakan Hafnidar compang-camping. Darah juga keluar dari telinga sebelah kiri. Hafnidar meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara Aminah masih dalam keadaan sadar, tetapi mengalami kesulitan berjalan karena kedua kaki dan tangannya terasa kebas. Tiga warga lainnya yang berada di lokasi selamat.

Baca Juga :  Polsek Baitussalam komitmen Tangani Kasus Pencurian dan Pengancaman

Dua warga yang mengetahui kejadian tersebut, Samsul Bahri (52) dan Abdul Samad (64), kemudian meminta bantuan masyarakat untuk mengevakuasi kedua korban dari area persawahan.

Warga mengevakuasi korban menggunakan peralatan seadanya. Karena lokasi tidak dapat dilalui ambulans, Hafnidar kemudian dibawa pulang menggunakan becak dan dinyatakan meninggal dunia.

Sedangkan Aminah setelah dievakuasi dibawa menggunakan ambulans ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah menerima laporan kejadian, Kapolsek Tanah Luas bersama personel kepolisian mendatangi lokasi. Polisi juga berkoordinasi dengan perangkat gampong dan keluarga korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Baca Juga :  Peureulak Aceh Timur di Gegerkan Penemuan Mayat di Tambak, Polisi Olah TKP

Petugas turut membuat surat pernyataan penolakan visum dan autopsi dari pihak keluarga korban. Kapolsek Tanah Luas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah, khususnya di area persawahan, ketika kondisi cuaca buruk disertai hujan deras, angin kencang, dan petir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera mencari tempat yang aman dan menghindari area terbuka apabila terjadi hujan disertai petir,” imbau Ipda Marzuki.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para petani, agar memperhatikan kondisi cuaca dan segera menghentikan aktivitas di area terbuka ketika hujan deras disertai petir mulai terjadi.(jaf)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport Ditemukan di Hutan Bantimurung Maros

Peristiwa

Gempa M 7,6 Guncang Manado dan Sekitarnya: Satu Warga Meninggal Dunia, Tsunami Terdeteksi di Beberapa Titik

Aceh

Muhammad Jafar, Pahlawan Sunyi yang Selamatkan Lebih 100 Korban Banjir Bandang di Aceh Utara

Peristiwa

Angin Kencang Rusakkan 5 Rumah Dinas Aspol Polda Aceh di Lamteumen, Perbaikan Darurat Segera Dilakukan

Berita

Wanita ODGJ di Syiah Kuala Ini Tinggal bersama Jasad Suaminya yang Telah Membusuk Beberapa Hari

Peristiwa

Sungai Meluap, 3 Pendulang Emas Terseret Arus di Mane, Zainunis Belum Ditemukan

Peristiwa

Terkait Terbakarnya Fakultas Pertanian USK, Polresta Banda Aceh Selidiki Motifnya

Peristiwa

Kembali di Temukan Empat Mayat Yang Terseret Arus Banjir