Home / Dinas Dayah Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Muhsin: Santri Benteng Akidah di Wilayah Perbatasan

REDAKSI

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Dr. H. Muhsin Thahir, S.Ag., M.Ag., menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga stabilitas agama dan sosial di wilayah perbatasan. Hal itu disampaikan saat membuka pembekalan santri di Banda Aceh, Kamis (20/08/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Dr. H. Muhsin Thahir, S.Ag., M.Ag., menegaskan pentingnya peran santri dalam menjaga stabilitas agama dan sosial di wilayah perbatasan. Hal itu disampaikan saat membuka pembekalan santri di Banda Aceh, Kamis (20/08/2026).

BANDA ACEH — Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dr. H. Muhsin Thahir, S.Ag., M.Ag., menegaskan pentingnya peran strategis santri dalam menjaga stabilitas agama dan sosial di kawasan terluar. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan pembekalan santri di Banda Aceh, Kamis (20/08/2026).

Dalam arahannya, Muhsin menekankan bahwa dinamika sosial di daerah perbatasan Aceh memerlukan perhatian khusus. Para lulusan dayah diharapkan tidak hanya berperan di wilayah perkotaan, tetapi juga siap mengabdi di daerah perbatasan untuk memperkuat pemahaman agama masyarakat lokal.

Baca Juga :  Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Kunjungi Dayah Nurul Ihsan, Dengar Aspirasi Pimpinan Dayah

Muhsin Thahir memaparkan sejumlah poin utama terkait peran vital santri sebagai benteng akidah di wilayah perbatasan Aceh:

Menjaga Pemahaman Keagamaan: Santri bertugas benteng utama dalam mengawal akidah umat dari ancaman pemikiran radikal, pemahaman menyimpang, serta pendangkalan agama di daerah terluar.

Penguatan Sosial dan Edukasi: Selain mengajar kitab, santri dituntut menjadi pilar perekat masyarakat melalui pendekatan dakwah yang ramah, santun, dan menyejukkan.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Dayah Banda Aceh: Tingkatkan Disiplin dan Kecepatan Pelaksanaan Program 2026

Ketahanan Budaya Islami: Kehadiran alumni dayah di perbatasan menjadi kunci dalam mempertahankan kearifan lokal serta pelaksanaan Syariat Islam yang kuat di seluruh pelosok Aceh.Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah terus berkomitmen mengalokasikan program pendampingan, peningkatan kapasitas alumni, dan pengiriman tenaga pengajar islami ke daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Langkah ini diambil guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan keagamaan di seluruh kabupaten/kota.

Baca Juga :  DPDA Aceh dan Yayasan Aceh Hijau Bersinergi Luncurkan Program "Dayah Aman, Sehat, dan Tangguh"

Kegiatan pembekalan tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif bersama para pimpinan dayah dan calon dai muda yang akan ditempatkan di beberapa titik perbatasan Aceh. Melalui komitmen ini, para alumni dayah diharapkan mampu menjalankan peran sejarahnya sebagai pengawal akidah sekaligus penggerak pembangunan karakter bangsa.  [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Terima Audiensi DPRK Pidie Jaya, Bahas Rancangan Qanun Dayah

Dinas Dayah Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tegaskan 3 Strategi Kemandirian Ekonomi Dayah di Talk Show BI USK

Dinas Dayah Aceh

Muhsin Ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh

Dinas Dayah Aceh

Plh Kadis Pendidikan Dayah Aceh Salurkan Bantuan ke Dayah Raudhatul Muta’allimat Aceh Utara

Dinas Dayah Aceh

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Hadiri Milad ke-28 Dayah Terpadu Inshafuddin, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

Dinas Dayah Aceh

Plt Kadis Dayah Abi Muhsin Buka Penandatanganan Swakelola Pembangunan 102 Dayah di Aceh

Dinas Dayah Aceh

Plt Kadis Dayah Aceh Muhsin Minta Panitia Segera Mulai Pembangunan Usai Teken SPS

Dinas Dayah Aceh

Plt Kadis Dayah Aceh Tutup MTQ ke-58 YPI Darussa’adah: Cetak Generasi Emas Aceh yang Cerdas & Berakhlak