Home / Aceh

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:59 WIB

BBPOM dan ASPADIN Aceh Berkolaborasi Pastikan Air Minum Kemasan Aman dan Bermutu

REDAKSI

Perwakilan BBPOM Aceh, Muhibuddin (tengah), menyampaikan materi saat Sosialisasi Peraturan Perundangan AMDK dan Pengukuhan DPD ASPADIN Aceh di Banda Aceh, Kamis (20/8/2026).

Perwakilan BBPOM Aceh, Muhibuddin (tengah), menyampaikan materi saat Sosialisasi Peraturan Perundangan AMDK dan Pengukuhan DPD ASPADIN Aceh di Banda Aceh, Kamis (20/8/2026).

Banda Aceh — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menggandeng Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN) untuk meningkatkan standar keamanan serta mutu produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di wilayah Aceh.

​Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda Sosialisasi Peraturan Perundangan AMDK yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASPADIN Provinsi Aceh di Banda Aceh, Kamis (20/8/2026).

​Sebanyak 40 pelaku usaha AMDK dari berbagai daerah di Aceh menghadiri kegiatan tersebut. Selain BBPOM, acara ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banda Aceh serta Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Aceh.

Baca Juga :  Polda Aceh Siapkan Perangkat Starlink untuk Wifi Gratis di Lokasi Bencana

​Pengawasan Ketat di Setiap Titik Kritis Produksi

​Perwakilan BBPOM Aceh, Muhibuddin, menekankan pentingnya penerapan sistem keamanan pangan berbasis pengawasan titik kritis (critical control point) di setiap lini pengolahan air minum.

​Menurutnya, jaminan mutu air minum tidak bisa ditawar karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat konsumen.

Baca Juga :  Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Aceh Berpotensi Rugikan Negara Rp1 Triliun per Tahun

​”Keamanan pangan harus menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan produksi AMDK. Pelaku usaha wajib memahami dan mengendalikan titik-titik kritis proses produksi agar produk yang dihasilkan konsisten memenuhi standar keamanan serta mutu,” ujar Muhibuddin.

​Pengendalian ketat sejak pengolahan bahan baku hingga pengemasan dinilai ampuh mencegah potensi kontaminasi bahaya fisik, kimia, maupun mikrobiologi sebelum produk dipasarkan.

​Dorong Pertumbuhan Industri Air Minum Aceh

​Ketua Umum ASPADIN Pusat, Firman Sukirman, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi ini. Ia menilai edukasi regulasi secara berkala sangat dibutuhkan agar pelaku usaha lokal memiliki daya saing tinggi dan taat hukum.

Baca Juga :  370 Warga Dievakuasi ke Banda Aceh Menggunakan KM Express Bahari 2F

​”Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pengusaha AMDK di Aceh untuk memperjelas pemahaman regulasi. Sinergi dengan regulator sangat krusial untuk menciptakan industri AMDK yang berkualitas dan tepercaya,” jelas Firman.

​Melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan asosiasi, industri AMDK di Aceh diharapkan dapat tumbuh lebih sehat, berkelanjutan, serta senantiasa memberikan rasa aman bagi seluruh konsumen.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh

BGN Gelar Konsolidasi Pelaksanaan Program MBG di Aceh

Aceh

Mukarramah Fadhlullah Ajak Kader PKK Optimalkan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan Keluarga

Aceh

RSUDZA Layani 2.000 Pasien per Hari, Obat Diberikan, Administrasi Diurus 

Aceh

Samsat Banda Aceh Imbau Warga Urus Pajak Tanpa Calo, Seluruh Pelayanan Resmi Dipastikan Gratis

Aceh

Tolak Pembatasan JKA, Akademisi USK Sarankan Alihkan Anggaran Proyek PL untuk Jaminan Kesehatan

Aceh

Sekda Aceh Buka Aceh Waqaf Summit 2025 Dorong Wakaf Produktif sebagai Fondasi Kemakmuran Aceh

Aceh

Ketua DPRA Usul Pergub JKA Dicabut, Jubir Pemerintah Aceh: Kita Hormati

Aceh

Gubernur Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Banjir di Aceh Barat