Home / Aceh / Daerah

Senin, 15 September 2025 - 08:47 WIB

Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur

REDAKSI

Istri Gubernur Aceh, Marlina atau akrab disapa Kak Ana, memberikan bantuan rumah layak huni dan uang tunai untuk keluarga almarhum Bustamam (26), kurir paket korban pembunuhan di Aceh Timur kepada istri almarhum Ismi (25) dan ibu kandung almarhum Halimah saat berkunjung ke rumah duka di Desa Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, pada Minggu, (14/9/2025). Foto ; Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Istri Gubernur Aceh, Marlina atau akrab disapa Kak Ana, memberikan bantuan rumah layak huni dan uang tunai untuk keluarga almarhum Bustamam (26), kurir paket korban pembunuhan di Aceh Timur kepada istri almarhum Ismi (25) dan ibu kandung almarhum Halimah saat berkunjung ke rumah duka di Desa Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, pada Minggu, (14/9/2025). Foto ; Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Idi —Istri Gubernur Aceh, Marlina atau akrab disapa Kak Ana, memberikan bantuan rumah layak huni dan uang tunai untuk keluarga almarhum Bustamam (26), kurir paket korban pembunuhan di Aceh Timur.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kak Ana kepada istri almarhum Ismi (25) dan ibu kandung almarhum Halimah saat berkunjung ke rumah duka di Desa Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, pada Minggu, (14/9/2025).

“InsyaAllah rumah layak huni ini akan dibangun segera dalam bulan ini,” kata Kak Ana.

Baca Juga :  Pangdam Iskandar Muda Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Prajurit Korban Kebakaran Asrama Gajah-II Kodim 0104/Aceh Timur

Kak Ana menjelaskan, bantuan rumah itu merupakan pemberian pemerintah melalui Bank Aceh Syariah. Sementara uang tunai merupakan sedekah dari Baitul Mal Aceh.

Dalam kesempatan itu, Kak Ana menyampaikan duka cita mendalam terhadap salah satu warganya di Aceh Timur yang mengalami musibah tersebut.

Kak Ana berharap, keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan hati dan senantiasa bersabar. Sementara itu, pihaknya juga akan terus mengawal agar penegakan hukum terhadap pelaku pembunuhan dapat diberikan seadil mungkin.

Baca Juga :  Simulasi SNBT 2024 : Ini Hasil dan Tindak lanjutnya

Disamping menyemangati istri dan ibu kandung almarhum, Kak Ana juga turut merangkul anak korban yang masih berusia setahun. Sambil menggendong dan memanjakan balita itu, Kak Ana terus memanjatkan doa agar kelak ia menjadi anak yang solehah.

Sebagaimana diketahui, Bustamam (26) warga Desa Bantayan Barat, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Aceh tewas dibunuh oleh temannya sesama kurir paket berinisial RA (25). Kasus ini berawal dari penemuan sesosok jenazah di Desa Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, pada Rabu (3/9) malam.

Baca Juga :  Mualem Resmikan Pengoperasian Pesawat dan Bandara PT PGE di Aceh Utara

Dalam pemeriksaan terungkap, RA memang sudah berniat membunuh korban untuk mengambil uangnya. Bahkan untuk menjalankan aksinya, pelaku disebut sudah mempersiapkan pisau.
RA nekat membunuh Bustamam karena sudah menghabiskan uang bayar di tempat (COD) yang dibayarkan costumer-nya.

Uang dari costumer justru dipakai RA untuk bermain judi online. Sehingga RA kemudian membuat perencanaan untuk membunuh korban dengan menyiapkan pisau agar dapat mengambil uang korban. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Polisi Tangkap Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi di Nagan Raya

Aceh

Kodam IM dirikan Posko Kesehatan di berbagai Wilayah terdampak Banjir di Aceh

Daerah

Pasca Banjir Bandang, Prajurit Kodam IM Bersama Warga Bersihkan Sekolah dan Bangun Jembatan Darurat di Nagan Raya

Berita

Kadisdik Aceh Bersama BKKBN Aceh, Ajak Orang Tua dan Lembaga Maksimalkan 1000 HPK

Aceh

3.000 Relawan ASN Pemerintah Aceh Diterjunkan ke Berbagai Daerah Terdampak Bencana di Aceh

Aceh

Hujatan untuk Aceh di Tengah Musibah Bencana Merebak di Medsos, Tgk Muharuddin Desak Komdigi Bertindak

Daerah

KIP Banda Aceh Undang Tiga Paslon Lain pada Penetapan Illiza-Afdhal, tak Satu pun Hadir

Aceh

Tim Kesehatan Gabungan TNI Relawan beri Pelayanan Medis dan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban banjir di Bener Meriah