Home / Peristiwa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Tabrakan Maut Bus Putra Pelangi dan Pikap di Bireuen, Dua Orang Meninggal Dunia

REDAKSI

Tabrakan maut terjadi di ruas jalan nasional Desa Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen, Selasa (25/8/2026) pukul 04.20 WIB.

Tabrakan maut terjadi di ruas jalan nasional Desa Matang Wakeuh, Samalanga, Bireuen, Selasa (25/8/2026) pukul 04.20 WIB.

BIREUEN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Bus Angkutan Umum Antar Provinsi (AKAP) Scania Putra Pelangi (Nopol BL 7913 AA) dan mobil pikap Isuzu Traga (Nopol BL 8498 LR) terjadi di ruas jalan nasional kawasan Desa Matang Wakeuh, Samalanga, Kabupaten Bireuen. Insiden ini terjadi pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.

Musibah tragis ini mengakibatkan jatuhnya korban jiwa serta kerusakan parah pada kedua kendaraan.

Rincian Korban dan Kendaraan

Korban: Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka berat. Korban luka-luka saat ini sudah dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga :  Hiace Tabrak Pembatas Jalan di Julok, Sopir Tewas dan Delapan Penumpang Luka Parah

Identitas Pengendara Pikap: Mobil Isuzu Traga yang membawa keranjang ayam tersebut dikemudikan oleh Samsul Bahri dengan penumpang bernama Fahrizal. Kendaraan ini diketahui melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan.

Kondisi di Lokasi Kejadian

Pikap Isuzu Traga: Kondisi bagian depan mobil hancur total. Dampak tabrakan menyebabkan tangki minyak dan satu ban depan terlepas. Oli tampak berserakan di badan jalan.

Baca Juga :  Huntara di Bener Meriah Rusak Parah Diterjang Angin Kencang Saat Idulfitri

Bus Putra Pelangi: Mengalami rusak berat di bagian depan, termasuk hancurnya kaca depan bus.

Lalu Lintas: Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan arus lalu lintas hingga memakan waktu hampir 1 jam lebih.

Upaya Penanganan

Evakuasi dan Lalu Lintas: Belasan anggota Satlantas bersama warga setempat turun tangan membantu kelancaran lalu lintas. Mereka juga mengumpulkan bagian-bagian kendaraan yang terlepas untuk dinaikkan ke dalam truk gendong.

Pembersihan Jalan: Satu unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pos Pembantu Simpang Mamplam dikerahkan untuk membersihkan pecahan pikap dan tumpahan oli dengan menyemprotkan air agar ruas jalan kembali bersih dan aman dilalui.

Baca Juga :  Banjir Rendam Gampong Julok Rayeuk Utara, 300 KK Terdampak

Tindakan Kepolisian: Kedua kendaraan yang terlibat tabrakan kini telah diamankan ke Polres Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri SH SIK MIK, melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution SE di lokasi kejadian membenarkan peristiwa kecelakaan yang membuat kedua kendaraan rusak berat tersebut. Saat ini, kasus kecelakaan maut itu sedang dalam penanganan penuh oleh Satlantas Polres Bireuen.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dua Unit Boat Ikan di Lampulo Banda Aceh Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Aceh Besar

Liburan Berujung Duka, Remaja Aceh Besar Hilang di Laut

Peristiwa

OPS Keselamatan Seulawah 2025: Dirlantas POLDA Aceh Bagikan Helm, Layanan Kesehatan Gratis, dan Tes Urine Para Sopir

Peristiwa

Ular Piton 4 Meter Mangsa Tiga Ayam Warga di Lhoong Aceh Besar

Daerah

Kebakaran Menghanguskan Rumah Mantan Camat Aceh Singkil

Peristiwa

PWI Siapkan Langkah Hukum Terkait Insiden di Lapangan Bumigas Tanah Luas

Peristiwa

Angin Kencang Melanda Aceh Besar: 7 Rumah dan 1 Ruko Rusak, BPBD Imbau Warga Waspada

Peristiwa

Pencarian Warga Banda Aceh yang Tenggelam di Pantai Lhok Ketapang Belum Membuahkan Hasil