ACEH TIMUR – Suasana sorak-sorai pertandingan sepak bola antar dusun di Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Tiga orang pemain menjadi korban sambaran petir saat tengah bertanding di lapangan pada Senin (24/8/2026) sore
Camat Pante Bidari, Darkasyi, pada Selasa (25/8/2026) menjelaskan bahwa pertandingan awalnya berjalan normal tanpa kendala. Namun, cuaca tiba-tiba memburuk menjelang petang.
Berikut adalah kronologi dari kejadian nahas tersebut:
Perubahan Cuaca: Sekitar pukul 17.45 WIB, langit di atas gampong tertutup awan mendung yang disusul oleh hujan turun beserta petir.
Sambaran Petir: Petir menyambar area lapangan dan secara langsung menghantam tiga pemain yang sedang berada di tengah permainan. Sambaran tersebut terjadi sangat cepat sehingga tidak dapat dihindari oleh para korban.
Kepanikan di Lapangan: Insiden ini seketika menghentikan jalannya pertandingan. Penonton dan warga setempat panik, namun segera bergotong royong membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Identitas dan Kondisi Korban
Diketahui, ketiga korban merupakan warga asli Gampong Pante Panah. Berikut adalah rincian kondisi para korban:
1. Aril Ramdan (17 tahun) – Meninggal Dunia. Korban tewas seketika di lokasi kejadian sesaat setelah tersambar petir. “Aril masih berusia remaja, dia jadi korban dalam kejadian nahas ini,” tutur Darkasyi.
2. Syawal Fazli (26 tahun) – Luka-luka.
3. Halim Wahidin (22 tahun) – Luka-luka.
Terkait kondisi korban selamat, Camat Darkasyi memastikan bahwa keduanya telah ditangani oleh tenaga medis profesional.
“Sampai saat ini kedua pemain masih dirawat di RSUD Zubir Mahmud, dengan perawatan intensif,” tutupnya.
Editor: Dahlan









