Home / Pemerintah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Bupati Pidie Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRK, Tekankan Anggaran yang Inklusif dan Berkelanjutan

REDAKSI

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah resmi menyerahkan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada DPRK Pidie dalam Rapat Paripurna, Senin (24/8/2026).

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah resmi menyerahkan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada DPRK Pidie dalam Rapat Paripurna, Senin (24/8/2026).

SIGLI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie secara resmi mulai membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Tahun Anggaran 2027. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, dalam Rapat Paripurna DPRK Pidie yang dilangsungkan di Ruang Sidang Utama dewan setempat pada Senin (24/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan langsung dokumen Rancangan KUA-PPAS 2027 kepada Ketua DPRK Pidie, Anwar Sastra Putra. Prosesi penyerahan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan lainnya, yakni Wakil Ketua I DPRK Pidie T. Zulkarnaini, Wakil Ketua II Teuku Saifullah TS, Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Samsul Azhar, dan Sekretaris Dewan (Sekwan) H. Idhami.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Dorong Penggunaan Bahasa dan Aksara Daerah dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam pidato sambutannya, Bupati H. Sarjani Abdullah menekankan bahwa penyusunan KUA-PPAS adalah instrumen strategis yang sangat krusial dalam siklus perencanaan anggaran daerah. Dokumen ini akan menjadi kompas penentu arah kebijakan dan prioritas pembangunan di Kabupaten Pidie mendatang.

Berdasarkan rancangan untuk Tahun Anggaran 2027, Pemkab Pidie menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp1.386.110.039.078, sementara proyeksi belanja daerah dianggarkan mencapai Rp1.461.110.039.078.

Guna menutupi defisit antara pendapatan dan belanja daerah tersebut, pemerintah telah merencanakan pembiayaan daerah sebesar Rp75 miliar. Dengan formulasi pembiayaan ini, postur Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 tetap diajukan dengan komposisi yang berimbang (rasional).

Baca Juga :  Wakili Bupati, Asisten I Sekdakab Buka Seleksi MQK Tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025

Mengingat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat di tengah keterbatasan fiskal daerah, Bupati mengingatkan agar penyusunan anggaran dilakukan secara cermat. Kebijakan harus bersifat selektif, terarah, dan benar-benar berorientasi pada peningkatan layanan serta manfaat langsung bagi masyarakat luas.

“Kebijakan anggaran Tahun 2027 harus mampu mempercepat pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2025–2030, sehingga KUA-PPAS tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan pemerintahan, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang lebih maju, inklusif dan berkelanjutan,” tegas Bupati.

Bupati juga menggarisbawahi bahwa target angka dalam dokumen KUA-PPAS saat ini masih berstatus sementara. Nilai tersebut bisa saja berubah mengikuti dinamika dan perkembangan kebijakan fiskal di tingkat nasional. Meskipun demikian, Pemkab Pidie berkomitmen melakukan penyesuaian agar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (RAPBK) 2027 tetap disusun secara realistis, sehat, dan kredibel.

Baca Juga :  Staf Ahli Bupati Buka Pelatihan Dasar Golongan II dan III CPNS Kabupaten Aceh Besar

Sebagai penutup, pihak eksekutif sangat menantikan adanya koreksi, masukan, dan saran yang konstruktif dari para pimpinan dan seluruh anggota DPRK Pidie selama proses pembahasan berlangsung. Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai penting guna memperkuat kesepahaman terkait arah pembangunan Pidie di 2027, yang tentunya tetap mengacu pada kemampuan fiskal, dokumen perencanaan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus ‎

Pemerintah

Marthunis Pamit, Murthalamuddin Siap Lanjutkan Misi Pendidikan Aceh

Aceh

Rapat Bersama KPK, Sekda Aceh Targetkan 95 Persen Capaian MCSP Aceh 2025

Daerah

Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

Daerah

Sekda Pimpin Rapat Rencana Operasional Angkutan Laut Luar Negeri Lintas

Daerah

Pj Gubernur Safrizal: Karakter Aceh adalah Karakter Islam

Keagamaan

Ketua DPRK Banda Aceh Serukan Konsolidasi Umat di Bulan Maulid untuk Mencegah Penyakit Sosial

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: 20 Tahun Tsunami Momentum Refleksi & Solidaritas Global