Home / Pemerintah

Jumat, 17 April 2026 - 06:17 WIB

Mualem Tegaskan JKA Tidak Dihapus ‎

REDAKSI

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memberikan klarifikasi terkait kelanjutan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) saat bertemu relawan di Banda Aceh, Rabu (15/4/2026).

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memberikan klarifikasi terkait kelanjutan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) saat bertemu relawan di Banda Aceh, Rabu (15/4/2026).

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan bahwa informasi mengenai penghapusan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak benar. Gubernur mengatakan bahwa pemerintah saat ini hanya melakukan pembaruan dan perbaikan data guna meningkatkan akurasi dan kualitas layanan.

‎”Saya menegaskan bahwa anggaran Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) bukan dipotong, melainkan sedang kami evaluasi agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran dan berkeadilan,” kata Mualem di hadapan relawan dan tokoh masyarakat pada Rabu (15/4) malam.

Baca Juga :  Bunda Salma Bangga! Siswi SMA 1 Matangkuli Harumkan Nama Aceh di Ajang Internasional AFS Global STEM

‎Saat ini, kata Gubernur, pemerintah hanya melakukan penataan kembali pembagian tanggung jawab antara JKA dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

‎“Sebenarnya JKA ini bukan dipotong, karena kita evaluasi dulu. Karena di masa sekarang, kita akan pisahkan, mana tanggung jawab JKA dan mana tanggung jawab JKN. Mana tanggung jawab provinsi dan mana tanggung jawab pusat,” kata Mualem yang didampingi Wakilnya Fadhlullah.

Baca Juga :  Sekda Pimpin Rapat Rencana Operasional Angkutan Laut Luar Negeri Lintas

‎Seperti diketahui saat ini, dari sekitar 5,6 juta penduduk Aceh, sebanyak 5,2 juta jiwa telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dengan berbagai skema pembiayaan, termasuk peserta JKA dan JKN.

Baca Juga :  Dishub Aceh Periksa 431 Armada Jelang Mudik Lebaran 1447 H

“Mengingat kondisi fiskal Aceh saat ini, maka penyesuaian terhadap JKA perlu dilakukan dengan skema yang ada, agar benar-benar tepat sasaran. Apabila ke depan Dana Otsus Aceh kembali sebesar 2,5 persen, maka pelaksanaan JKA akan dikembalikan seperti semula,” pungkas Mualem.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Ketua Komisi III DPRK Aceh Selatan Desak DLH Buka Hasil Uji Laboratorium Limbah PT ATAK

Pemerintah

Kasdam IM hadiri acara Tanam Padi serentak di 14 Provinsi secara Daring

Aceh Besar

Camat Husaini Dorong Sekolah Jadi Ruang Nyaman Belajar dan Ramah Anak

Pemerintah

Masyarakat Aceh Antusias Ikuti Layanan Pasporia di Banda Aceh

Parlementarial

Ketua DPRK Irwansyah Terima Audiensi BEM USK, Dorong Respon Isu Strategis Aceh

Parlementarial

Ketua DPRA Dampingi Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Pemerintah

Gubernur Muzakir Manaf Lantik Pimpinan Baitul Mal Aceh 2025–2030

Pemerintah

1003 P3K Disdik Aceh Terima SK: Harapan Baru untuk Pendidikan Aceh