Home / Ekonomi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:31 WIB

Pemeliharaan Gardu Induk Alur Dua Picu Pemadaman Listrik Sehari Penuh di Langsa dan Sekitarnya

REDAKSI

LANGSA – Seluruh wilayah Kota Langsa beserta sekitarnya mengalami pemadaman listrik total sejak Sabtu (5/9/2026) pagi. Kondisi ini melumpuhkan berbagai aktivitas harian masyarakat serta mengganggu interkoneksi jaringan komunikasi di daerah tersebut.

Dampak mati lampu ini dirasakan langsung oleh warga setempat, salah satunya Rahmi (35), seorang ibu rumah tangga di Langsa. Ia mengeluhkan terhambatnya pekerjaan rumah tangga akibat pompa air yang tidak dapat beroperasi.

“Listrik padam sejak pagi, jadi tidak bisa menarik air untuk mencuci pakaian. Mau memasak juga terganggu karena air tidak bisa dipompa,” ujar Rahmi.

Baca Juga :  Menko Airlangga Ungkap Potensi 1.800 Ton Emas Masyarakat Belum Masuk Sistem Keuangan

Berdasarkan pantauan media di sejumlah titik, pemadaman listrik turut melumpuhkan berbagai unit usaha serta sektor aktivitas warga yang bergantung penuh pada pasokan daya listrik.

Pihak PT PLN (Persero) UP3 Langsa menjelaskan bahwa pemadaman terjadi akibat adanya pemeliharaan tahunan dan penguatan jaringan distribusi listrik 20 kV. Pekerjaan ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, dengan durasi penyesuaian tergantung kondisi teknis di lapangan.

Baca Juga :  Mualem dan DPRA Bahas Rancangan APBA 2026

Adapun pemadaman ini mencakup wilayah yang luas, meliputi:

Kota Langsa: Kecamatan Langsa Kota, Langsa Baro, Langsa Barat, Langsa Timur, dan Langsa Lama.

Kabupaten Aceh Timur: Kecamatan Rantau Seulamat, Birem Bayeun, dan Simpang Jernih.

Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Langsa Kota, Bian Wahyudi, membenarkan bahwa pemadaman berskala menyeluruh ini bersumber dari pekerjaan rutin di fasilitas utama.

“Padam karena ada pemeliharaan tahunan Gardu Induk Alur Dua,” jelas Bian.

Baca Juga :  Investasi Emas Syariah Kian Mudah Bersama Layanan Digital BSI

Terkait proses pemulihan, pihak PLN memproyeksikan aliran listrik dapat kembali normal secara bertahap pada sore hari.

“Kemungkinan jam empat sore, jika HAR-nya cepat selesai bisa lebih cepat,” pungkas Bian.

Menghadapi situasi ini, PLN mengimbau kepada para pelanggan yang mengoperasikan generator set (genset) mandiri untuk memastikan instalasi genset terpisah sepenuhnya dari instalasi listrik PLN guna menjaga keselamatan teknis. Pihak PLN juga menegaskan tegangan listrik akan segera dinormalkan kembali begitu seluruh tahapan pemeliharaan selesai dilakukan.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Harga Emas Terkoreksi Usai Trump Lunakkan Sikap soal Greenland

Ekonomi

Kerja Cepat Tim Pemerintah Aceh Membuahkan Hasil, Pertamina Tambah Penyaluran BBM untuk Aceh

Ekonomi

Sekda Aceh: Ekonomi Mulai Menguat, Momentum Pemulihan Harus Dijaga

Ekonomi

Genjot Produksi Pertanian, Wagub Aceh Serahkan Alsintan untuk 3 Kabupaten 

Ekonomi

Bank Aceh Buka Rekrutmen ODP untuk Tiga Posisi Strategis Hingga 23 Agustus 2026

Berita

Salurkan 2.300 Paket Daging Kurban, Rektur UIN Ar-Raniry: Apresiasi Bantuan Emirates Red Crescent

Ekonomi

GPIPS Diluncurkan, BI Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

Ekonomi

OJK Tegaskan Isu Pemutihan Data Pinjol adalah Hoaks