Home / Peristiwa

Selasa, 15 September 2026 - 10:11 WIB

Petani Perempuan di Aceh Selatan Patah Kaki Diinjak Gajah Liar

REDAKSI

Seorang petani perempuan Srimah (55) patah kaki usai diinjak gajah liar di perkebunan sawit Gampong Kapa Seusak, Trumon Timur, Aceh Selatan, Senin (14/9/2026) sore.

Seorang petani perempuan Srimah (55) patah kaki usai diinjak gajah liar di perkebunan sawit Gampong Kapa Seusak, Trumon Timur, Aceh Selatan, Senin (14/9/2026) sore.

ACEH SELATAN — Konflik antara manusia dan satwa liar kembali memakan korban di Kabupaten Aceh Selatan. Seorang petani perempuan bernama Srimah (55) menderita patah kaki usai diinjak oleh seekor gajah di kawasan perkebunan sawit warga Gampong Kapa Seusak, Kecamatan Trumon Timur, pada Senin, 14 September 2026.

Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan informasi di lokasi, saat kejadian terdapat dua ekor gajah Sumatra (*Elephas maximus sumatranus*) jantan yang terpantau berada di sekitar perkebunan warga.

Kepala Dusun (Kadus) Seuneubok Pungki, Gampong Kapa Seusak, yaitu Rivaldi AB (Cocoh), mengonfirmasi bahwa korban merupakan warga setempat yang tengah beraktivitas di area perkebunan.

Baca Juga :  Kualitas Proyek Dipertanyakan, Kerusakan Huntara di Aceh Utara Picu Desakan Evaluasi

“Korban yang diinjak gajah seorang perempuan, umur sekitar 55 tahun,” ujar Rivaldi.

Akibat injakan satwa liar tersebut, korban mengalami luka patah kaki. Saat ini, Srimah telah dilarikan ke tempat tukang urut di Gelombang, Kota Subulussalam, guna memperoleh penanganan medis tradisional.

Meresahkan Warga dan Dekat Jalan Nasional

Menurut keterangan Rivaldi, keberadaan dua ekor gajah jantan itu sejatinya telah lama meresahkan masyarakat sekitar. Satwa liar tersebut dilaporkan hampir setiap malam berkeliaran di area perkebunan warga.

“Gajah hampir setiap malam masuk ke kebun warga. Setiap malam masyarakat harus mengusirnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Warga BTS Ulu Digegerkan Penemuan Mayat Karyawan PT Dapo Mengambang di Sungai Pering

Lebih lanjut, lokasi kemunculan gajah ini terbilang sangat dekat dengan fasilitas publik, yakni tidak jauh dari Jalan Nasional Tapaktuan-Medan. Dalam situasi tertentu, kawanan gajah tersebut bahkan hanya berjarak sekitar 20 meter dari badan jalan raya.

Konflik Menahun Tanpa Solusi Tuntas

Rivaldi menambahkan, insiden benturan antara warga dan gajah di kawasan ini bukanlah kejadian yang baru pertama kali terjadi. Ketegangan tersebut tercatat telah berlangsung sejak tahun 2019. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir saja, sudah tercatat dua insiden terpisah yang mengakibatkan jatuhnya korban dari pihak warga.

Baca Juga :  Tabrak Lari Maut di Aceh Besar Korban Tewas di Tempat dengan Kondisi Tragis

“Dulu korbannya laki-laki, sekarang perempuan yang menjadi korban,” imbuhnya.

Situasi ini memicu kekhawatiran mendalam di tengah masyarakat, takut konflik susulan akan merenggut korban jiwa. Sebagai langkah antisipasi, warga terpaksa berjaga di kebun masing-masing hampir setiap malam demi menghalau kedatangan gajah.

Masyarakat kini mendesak pihak berwenang agar segera mengambil tindakan nyata untuk menangani dan memindahkan kedua gajah tersebut ke habitat aslinya yang lebih aman.

“Jangan sampai ada korban jiwa akibat diinjak gajah. Kami berharap gajah segera dipindahkan karena sudah sering menimbulkan korban,” pungkas Rivaldi.

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Tragedi di Balik Keindahan Rubiah: Pelajar Asal Banda Aceh Meninggal Saat Snorkeling

Peristiwa

Polsek Torgamba Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat di Pekanbaru; Menantu Tikam Mertua Saat Sholat Shubuh

Peristiwa

Tiga Rumah Terbakar di Meureubo, Satu Warga Meninggal Dunia

Peristiwa

TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.

Peristiwa

PWI Siapkan Langkah Hukum Terkait Insiden di Lapangan Bumigas Tanah Luas

Peristiwa

Gempa Tektonik M5,8 Guncang Flores NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Peristiwa

Kecelakaan Maut di Tol Sibanceh: Istri Anggota DPRA Tgk Anwar Ramli Meninggal Dunia

Berita

Angin Kencang Landa Aceh Besar,Pohon Tumbang di Tiga Lokasi