Home / Berita / Bsi

Minggu, 20 September 2026 - 10:35 WIB

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

REDAKSI

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) jalin kemitraan strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) entitas bisnis di bawah Muhammadiyah untuk dorong inklusi investasi emas syariah.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) jalin kemitraan strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) entitas bisnis di bawah Muhammadiyah untuk dorong inklusi investasi emas syariah.

YOGYAKARTA, 20 September 2026 – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus bermanuver dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional. Terkini, BSI menjalin kemitraan strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC)—entitas bisnis inovatif di bawah naungan Muhammadiyah—guna mendorong inklusi instrumen investasi emas berbasis syariah.

Komitmen ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di sela-sela perhelatan Grand Launching MBC Gold yang diselenggarakan di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta, pada Sabtu (19/9/2026). Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut Bapak Ade Cahyo Nugroho selaku Direktur Finance & Strategy BSI, dan didampingi oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) Region VII Semarang BSI, Ficko Hardowiseto.

Momentum bersejarah ini turut disaksikan oleh jajaran pucuk pimpinan persyarikatan, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. K.H. Haedar Nashir; Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sekaligus Komisaris Utama PT MBC, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si; serta Direktur Utama PT Mentari Bayt Coin, Prof. Dr. Jebul Suroso.

Baca Juga :  Wanita ODGJ di Syiah Kuala Ini Tinggal bersama Jasad Suaminya yang Telah Membusuk Beberapa Hari

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, menegaskan bahwa langkah ini adalah pengejawantahan komitmen BSI dalam menghadirkan diversifikasi produk investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah.

“Kerja sama BSI dengan Mentari Bayt Coin merupakan bagian dari upaya masif perseroan untuk memperkuat ekosistem emas di Indonesia. Melalui kolaborasi ini, BSI tidak sekadar menyediakan layanan, tetapi berupaya menghadirkan nilai tambah dan trusted value bagi masyarakat luas, khususnya basis warga Muhammadiyah, sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis yang berkelanjutan,” urai Cahyo.

Baca Juga :  Haji Uma Minta Proses Hukum Oknum TNI AL Pelaku Pembunuhan di Aceh Utara Secara Transparan

*Integrasi Bisnis dan Penerbitan Co-Branding BSI Gold*

Secara bisnis, kemitraan strategis ini akan difokuskan pada pengembangan dan penerbitan produk co-branding BSI Gold yang mengusung identitas khusus Muhammadiyah. Lebih jauh, BSI dan MBC sepakat untuk membuka ruang integrasi sistem teknologi serta aplikasi digital yang akan menyokong proses penerbitan, transaksi, dan layanan purnajual produk co-branding tersebut.

Strategi penetrasi pasar juga akan digarap bersama melalui optimalisasi saluran promosi terpadu, baik melalui kanal digital maupul non-digital, yang secara spesifik menyasar ekosistem besar warga Muhammadiyah.

Selain prosesi penandatanganan MoU, Grand Launching MBC Gold ini juga dirangkai dengan peluncuran aplikasi online MBC serta kampanye mass download aplikasi Maskita. Para tamu undangan, yang meliputi tokoh persyarikatan, akademisi, dan pelaku sektor keuangan, juga diajak menyelami Gold Experience & Networking. Sesi ini memberikan ruang konsultasi langsung terkait aplikasi investasi serta pemahaman literasi emas bersama para pakar dari tim MBC.

Baca Juga :  Kak Na Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Istri Tgk Anwar Ramli

BSI memandang kolaborasi dengan MBC sebagai cetak biru percontohan dalam merangkai ekosistem emas holistik—menggabungkan keandalan layanan perbankan syariah, ketahanan investasi emas, kemutakhiran teknologi digital, dan loyalitas jaringan komunitas besar.

“Penandatanganan MoU hari ini merupakan titik tolak dari kolaborasi yang lebih agresif ke depannya. BSI sangat optimistis sinergi bersama Mentari Bayt Coin akan terus terekskalasi, baik dari dimensi inovasi produk, digitalisasi layanan, penetrasi pemasaran, hingga bermuara pada penguatan ekosistem emas syariah nasional,” pungkas Cahyo.

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolda Aceh Harap Pejabat yang Baru Segera Fokus Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Berita

Kapolresta Banda Aceh Pimpin Razia, 30 Sepmor dan 10 Botol Miras Diamankan

Berita

Bupati Aceh Besar Panggil Direktur PDAM Tirta Mountala untuk Paparkan Hasil Kerja Periode 2018-2024

Berita

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Terima Audiensi DPRK Pidie Jaya, Bahas Rancangan Qanun Dayah

Berita

Salurkan 2.300 Paket Daging Kurban, Rektur UIN Ar-Raniry: Apresiasi Bantuan Emirates Red Crescent

Berita

Wakil Gubernur Aceh Terima Kunjungan IDH, Pererat Silaturahmi dengan Pemerintahan Baru

Aceh Besar

Plt Sekda Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Rakan Media Aceh Besar

Berita

Plt Sekda Aceh: Pancasila adalah Jiwa Bangsa