Home / Daerah

Minggu, 20 September 2026 - 17:27 WIB

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Imbau Edukasi Batas Perairan Ditargetkan untuk Nelayan

REDAKSI

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky tegaskan pentingnya sosialisasi & edukasi batas wilayah perairan bagi nelayan agar insiden terobos teritorial negara lain tak terulang.

Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky tegaskan pentingnya sosialisasi & edukasi batas wilayah perairan bagi nelayan agar insiden terobos teritorial negara lain tak terulang.

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan pentingnya penguatan sosialisasi dan edukasi mengenai batas wilayah perairan bagi para nelayan setempat. Langkah pencegahan ini dinilai krusial agar insiden nelayan yang menerobos teritorial negara lain tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Jangan sampai nelayan kita kembali memasuki wilayah negara lain. Karena itu, pemahaman mengenai batas-batas perairan harus terus disosialisasikan,” tegas Al-Farlaky di Aceh Timur, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Bupati bersama Ketua TP-PKK Aceh Timur, Ny Lismawani Iskandar Al-Farlaky, menyambut kepulangan 13 nelayan asal Aceh Timur. Rombongan nelayan yang terdiri dari satu kapten kapal dan 12 anak buah kapal (ABK) tersebut sebelumnya sempat ditahan oleh otoritas Thailand akibat melewati batas perairan saat menangkap ikan. Mereka tiba kembali di Aceh setelah menempuh perjalanan udara melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga :  Istri Gubernur Aceh Berikan Bantuan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Kurir Paket Korban Pembunuhan di Aceh Timur

Proses pemulangan para nelayan dapat terwujud berkat kolaborasi intensif antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Pemerintah Provinsi Aceh, dan pemerintah pusat. Sebagai bentuk pelayanan langsung, Bupati memerintahkan Kepala Dinas Perikanan Aceh Timur untuk menjemput para nelayan di Bandara Kualanamu sebelum mendampingi perjalanan darat menuju kampung halaman.

Baca Juga :  Hadiri Launching KMM, Wabup Aceh Barat: Klinik Kesehatan Cukup Membantu Pemerintah

“Alhamdulillah, saudara-saudara kita sudah kembali ke Aceh Timur. Kita merasa senang mereka dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercintanya. Ini tentu berkat kerja sama dan kolaborasi semua pihak,” tutur Al-Farlaky.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga menyerahkan bantuan serta santunan dalam bentuk uang tunai kepada ke-13 nelayan tersebut

Baca Juga :  Diduga Curi Motor, Pria di Bebesen Diamuk Massa

Lebih lanjut, Al-Farlaky mengingatkan bahwa pelanggaran batas teritorial negara memiliki konsekuensi hukum yang serius. Oleh sebab itu, ia secara khusus menginstruksikan lembaga adat Panglima Laot dan instansi terkait untuk meningkatkan intensitas edukasi, terutama bagi nelayan yang beroperasi di wilayah laut yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Menurutnya, pemenuhan hak dan perlindungan nelayan harus mengedepankan aspek pencegahan agar kegiatan melaut berjalan aman tanpa risiko hukum lintas negara.

Penulis: Nazarullah

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

HMI Aceh Besar Gelar FGD: Kawal Kebijakan Legislatif dan Eksekutif Menjelang Pelantikan Kepala Daerah Aceh

Daerah

Babinsa Padang Kodim Gayo lues Ajak warga angkat Cangkul

Daerah

Peringati hari jadi Kab. Aceh Tenggara ke – 51, Kodim 0108/Agara Kodam IM gelar Karya Bakti

Berita

Perkuat Ekspor Ikan di Aceh, PEMA Trading Ikan dengan Perusahaan Jepang

Daerah

Illiza-Afdhal Bakal Dilantik 10 Februari 2025

Daerah

Kodim 0108/Agara dan Warga Cor Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Aceh Tenggara 

Daerah

BPMA Bersama PGE Sosialisasi Seismik 3D Area Cunda – Jeuku untuk Pencarian Sumber Migas Baru

Daerah

Tim Gammawar Provinsi Aceh Lakukan Pembinaan di Gampong Meunasah Bakthu, Aceh Besar