Home / Ekbis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Bulog Cetak Rekor Pengadaan Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

REDAKSI

Perum Bulog cetak rekor pengadaan beras tertinggi sepanjang sejarah 4.115.014 ton per 8 Oktober 2026 atau 102,88% dari target pemerintah 4 juta ton, kata Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Jumat 9/10/2026.

Perum Bulog cetak rekor pengadaan beras tertinggi sepanjang sejarah 4.115.014 ton per 8 Oktober 2026 atau 102,88% dari target pemerintah 4 juta ton, kata Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Jumat 9/10/2026.

BANDA ACEH — Perum Bulog mencatatkan rekor pengadaan setara beras terbanyak sepanjang sejarah berdirinya perusahaan. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan telah menyentuh angka 4.115.014 ton atau mencapai 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pencapaian melampaui target ini memiliki makna besar bagi ketahanan pangan nasional.

“Capaian lebih dari 4 juta ton setara beras yang memecahkan rekor capaian tertinggi sepanjang Bulog berdiri ini bukan sekadar angka,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga :  KPK: Singa Ompong atau Algojo Selektif Kekuasaan?

Realisasi pengadaan pada 2026 ini tercatat melampaui capaian sepanjang 2025 yang berada di angka 3.191.969 ton setara beras. Angka ini juga mengalahkan rekor tertinggi sebelumnya yang diraih pada 2012 silam dengan total pengadaan sebesar 3,65 juta ton.

Ahmad Rizal menjelaskan, pengadaan beras dalam skala besar ini ditujukan untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), menyerap hasil panen para petani, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Kembali Fungsikan Rumah Potong Hewan Lambaro

Keberhasilan tersebut didorong oleh langkah Bulog dalam mengoptimalkan jaringan jaringan pembelian di sentra-sentra produksi, kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan, hingga efektivitas penyerapan hasil panen di lapangan.

Selain berkat kerja keras jajaran pegawai Bulog di berbagai daerah, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari sinergi serta dukungan berbagai pihak, mulai dari kementerian terkait, pemerintah daerah, TNI, petani, penyuluh, hingga mitra kerja Bulog.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Besar Kunjungi Stand Sarung Tenun Samarinda di Festival UMKM Rakernas X PKK 2025

Guna menjaga ketersediaan stok pangan pemerintah, Bulog berkomitmen untuk terus melanjutkan dan mengoptimalkan penyerapan beras hingga akhir tahun 2026.

Ahmad Rizal berharap pencapaian ini makin memperkuat peran Bulog dalam mendukung program stabilisasi pangan dan mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

“Capaian ini harus menjadi energi bagi Bulog untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” pungkasnya.

Penulis: Tika Fitri Lestari 

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Wamen Stella Christie Apresiasi Desa Nilam BSI sebagai Model Ekonomi Mandiri

Ekbis

KPK: Singa Ompong atau Algojo Selektif Kekuasaan?

Daerah

DPMG Aceh Dorong BUMG Optimalkan Dana Desa Capai Swasembada Pangan

Ekbis

Guru Besar USK: Hilirisasi Tambang Dongkrak Nilai Jual dan Serap Pengangguran di Aceh

Ekbis

Sektor Pertambangan Dinilai Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Aceh, USK Tekankan Pentingnya Hilirisasi

Ekbis

Bupati Aceh Timur Desak Bulog Serap Hasil Panen Gabah dan Jagung Petani

Ekbis

BSI Aceh Kuncurkan KUR 2024 Capai 3,98 Triliun, Melebihi Target

Ekbis

Momentum Hari Tani Nasional, Geupubut Aceh Desak Pemerintah Lebih Peduli Nasib Petani