Home / Berita / Pendidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Dekan FSH UIN Ar-Raniry Prof Mursyid Djawas Kembali Masuk Daftar World’s Top 2% Scientists 2026

REDAKSI

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mursyid Djawas, kembali masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 versi Stanford University dan Elsevier.

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mursyid Djawas, kembali masuk dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026 versi Stanford University dan Elsevier.

BANDA ACEH — Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mursyid Djawas, kembali tercatat dalam daftar World’s Top 2% Scientists 2026. Pencapaian ini merupakan kali kedua baginya secara berturut-turut setelah meraih predikat serupa pada tahun 2025.

Pengakuan tersebut memperkuat catatan kontribusi akademisi UIN Ar-Raniry di tingkat internasional, khususnya dalam pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah di bidang hukum Islam dan hukum keluarga.

Daftar World’s Top 2% Scientists tersebut disusun berdasarkan indikator bibliometrik yang dikembangkan oleh peneliti Stanford University dan dipublikasikan melalui Elsevier. Penilaiannya mencakup kategori dampak ilmiah sepanjang karier maupun dampak sitasi tahunan, antara lain memperhitungkan sitasi karya ilmiah serta dampaknya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Syech Muharram Donor Darah Pada Peringatan Hari Jadi Kota Jantho Ke - 41

Relevansi Riset Hukum Islam dan Penguatan Publikasi

Mursyid, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Ar-Raniry, menilai penelitian di bidang hukum Islam dan hukum keluarga sangat relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer, seperti isu perceraian, kewajiban nafkah anak, hingga kewarisan.

Sebagai Dekan, Mursyid berkomitmen mendukung penguatan kapasitas dosen, mutu publikasi, serta perluasan kolaborasi akademik guna meningkatkan daya saing perguruan tinggi.

“Kepemimpinan akademik juga berkaitan dengan upaya membangun lingkungan ilmiah yang produktif, mendorong lahirnya gagasan baru, serta membuka kesempatan bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian yang berkualitas,” ujar Mursyid, Senin (12/10/2026).

Baca Juga :  Tindak Lanjut Laporan Masyarakat, Wakil Bupati Aceh Besar Tinjau Lokasi Banjir di Leungah

Penguatan publikasi ilmiah di UIN Ar-Raniry juga ditunjukkan oleh perkembangan dua jurnal akademiknya yang telah terindeks Scopus, yaitu:

  •   Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam (Terindeks Scopus sejak 2020) — Meraih pengakuan sebagai jurnal hukum terbaik di Asia pada 2022.
  •   El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga (Terindeks Scopus sejak 2024) — Menjadi jurnal teratas di Asia dalam bidang antropologi sejak 2025.

Kontribusi Akademik dan Tanggung Jawab Ilmiah

Selain aktif meneliti dan menulis, Mursyid kerap menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan penulisan artikel serta pengelolaan jurnal di pelbagai perguruan tinggi Indonesia untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas publikasi nasional.

Menurutnya, keberhasilan akademisi dari perguruan tinggi daerah menembus daftar ilmuwan berpengaruh dunia membuktikan bahwa jangkauan penelitian ditentukan oleh kualitas karya dan relevansi gagasan, bukan semata-mata lokasi institusi. Namun, ia menegaskan bahwa pengakuan internasional bukanlah tujuan akhir.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran 992 Gram Sabu, Satu DPO Kasus Besar Diamankan

“Dalam lingkungan perguruan tinggi Islam, penelitian juga diharapkan mampu menghubungkan kedalaman keilmuan dengan nilai-nilai etika dan kemaslahatan masyarakat. Hasil penelitian perlu dikembangkan agar tidak berhenti pada publikasi, tetapi turut memperkaya pemikiran dan membantu menjawab persoalan kehidupan,” ungkapnya.

Capaian ini menjadi dorongan bagi penguatan budaya riset di lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Tantangan selanjutnya adalah menjaga konsistensi karya ilmiah dan memastikan kontribusi akademik memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutur Mursyid.

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Berita

Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Berita

Polda Aceh Bangun Gudang Ketahanan Pangan Berkapasitas Seribu Ton

Berita

Bupati Aceh Besar Apresiasi Presiden Prabowo: Aspirasi Warga Aceh Didengar, Polemik Empat Pulau Berakhir

Berita

Konferensi Pers Refleksi Akhir Tahun Capaian Kinerja Kejaksaan Tinggi Aceh Tahun 2024

Pendidikan

Ari Maulana, Mahasiswa KPI UIN Ar-Raniry, Pahami Pentingnya Kekayaan Intelektual melalui Edukasi Kemenkumham

Aceh Besar

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Hamid Awaluddin, Bahas Rencana Penambahan Batalyon di Aceh

Pendidikan

Kadisdik Aceh Buka Puasa Bersama Cabdin Aceh Selatan, Pererat Silaturahmi dan Penguatan Pendidikan

Berita

Pangdam Iskandar Muda Tegaskan Komitmen Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Aceh