Home / Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Syech Muharram: MTQ Bukan Sekadar Lomba, tetapi Membumikan Nilai Al-Quran

REDAKSI

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menyampaikan sambutan saat membuka MTQ XXXV di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, Sabtu (24/10/2026) malam. Foto/ Prokopim Pemkab Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menyampaikan sambutan saat membuka MTQ XXXV di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, Sabtu (24/10/2026) malam. Foto/ Prokopim Pemkab Aceh Besar

ACEH BESAR – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) menegaskan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tidak boleh berhenti sebagai ajang perlombaan untuk meraih juara. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Quran sekaligus membentuk generasi yang memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Quran benar-benar tertanam dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Al-Quran tidak hanya dibaca dengan suara yang indah, tetapi juga harus dipahami, dihayati, dan diamalkan demi mewujudkan Aceh Besar yang bertakwa, maju, dan bermartabat,” kata Syech Muharram saat membuka MTQ XXXV tingkat Kabupaten Aceh Besar di Lapangan Bung Cala, Kecamatan Kuta Baro, Sabtu (24/10/2026) malam.

Menurut Syech Muharram, MTQ memiliki peran penting dalam memperkuat syiar Islam, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci umat Islam. Nilai-nilai tersebut, terutama, perlu ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan ajaran Al-Quran.

Baca Juga :  UPTD PPA Wilayah I Banda Aceh Serahkan SK PPPK kepada 16 Pegawai Baru, Rahmat Syahreza S.STP Harap Tingkatkan Etos Kerja

Ia berharap penyelenggaraan MTQ menjadi momentum untuk meningkatkan semangat masyarakat dalam mempelajari Al-Quran, tidak hanya dari sisi kemampuan membaca dan menghafal, tetapi juga dalam memahami makna serta menerapkan kandungannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Kepada seluruh peserta, Syech Muharram berpesan agar mengikuti setiap cabang perlombaan dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi kejujuran, menjaga kesehatan, dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat silaturahmi serta menambah pengalaman.

“Kalian semua adalah putra-putri terbaik Aceh Besar dan merupakan bukti bahwa potensi generasi muda dalam mencintai Al-Quran sangat besar. Jadikan MTQ ini sebagai sarana menempa diri, menunjukkan kemampuan terbaik, dan menjaga kemurnian niat semata-mata untuk memuliakan kalam Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga :  KIP Nagan Raya Geser Penetapan Bupati dan Wabup Terpilih pada 8 Januari 2025, Awalnya Dipercepat

Ia juga mengingatkan bahwa prestasi dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari kemenangan. Ketulusan niat dalam memuliakan kalam Allah SWT dan kesungguhan mengikuti perlombaan juga menjadi bagian penting dari nilai yang harus dijaga setiap peserta.

Syech Muharram berharap MTQ XXXV dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah berkualitas yang mampu mewakili Aceh Besar pada ajang tingkat provinsi maupun nasional. Ia juga berharap daerah itu dapat mempertahankan prestasi sebagai juara umum MTQ tingkat Provinsi Aceh pada penyelenggaraan mendatang.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Aceh yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MSi, pemerintah provinsi mengapresiasi penyelenggaraan kembali MTQ tingkat Kabupaten Aceh Besar setelah sempat terhenti selama beberapa tahun. MTQ diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi Qurani.

Baca Juga :  Camat Montasik Lepas 40 Peserta Kafilah MTQ XXXV Aceh Besar

“MTQ hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang pembinaan untuk melahirkan generasi Qurani yang tidak sekadar mampu membaca Al-Quran, melainkan juga memahami dan mengamalkan kandungannya,” demikian pesan Gubernur Aceh dalam sambutan yang dibacakan Taufik.

MTQ XXXV Aceh Besar berlangsung pada 24–31 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 665 peserta dari 23 kafilah kecamatan yang berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan untuk menjaring putra-putri terbaik daerah sekaligus menghidupkan kembali pembinaan tilawatil Quran di Aceh Besar.

Penulis: Tika Fitri Lestari

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Lam Bheu Aceh Besar Masuk Rekor 15 Besar Nasional Sebagai Gampong Digital 

Daerah

Kodam IM bangun 4,4 KM jalan pedesaan di Aceh

Daerah

10 Tahun Kolam Labuh Dangkal, Nelayan Ujung Serangga Abdya Terpaksa Swadaya Keruk Pelabuhan

Daerah

Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut, Ditargetkan Beroperasi Akhir Desember 2026

Daerah

Wagub Fadhlullah dan Ketua TP-PKK Sambut Kedatangan Gubernur Kaltim di Aceh

Daerah

Mualem Tutup KKN UGM di Pulo Aceh

Daerah

Putra Daerah Iptu Aidil Saputra Jabat Kapolsek Dewantara

Daerah

Larang Tenaga Medis Live TikTok saat Jam Kerja, Bupati Aceh Barat Tegaskan Fokus Pelayanan