Home / Nasional

Kamis, 13 Maret 2025 - 02:10 WIB

Buntut Napi Kabur dari Lapas Kutacane, Komisi XIII Akan Benahi Lapas di Aceh

REDAKSI

Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI asal Aceh, Jamaluddin Idham, memberikan atensi serius soal kaburnya narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kutacane, Aceh Tenggara.
Jamaluddin Idham mengatakan, beberapa hal yang menjadi temuan dalam kasus ini bukan hanya permasalahan layanan, tapi juga sarana prasarana dan sumber daya manusia di Lapas.

Disebutkan Jamal, saat ini banyak cabang Rumah Tahanan (Rutan) maupun Rutan sudah di updgrade (tingkatkan) kelasnya menjadi Lapas, baik kelas II maupun III, namun hal ini tidak diikuti oleh upgrade infrastruktur dan sumberdaya manusia di lapas.

“Yang menjadi perhatian tentang fasilitas sarana dan jumlah sumber daya manusia penjaga lapas, saat ini hampir semua status rutan di upgrade statusnya menjadi lapas kelas II maupun III, upgrade status ini belum diikuti dengan upgrade sarana dan jumlah petugas lapasnya,”sebut Jamaluddin Idham akrab disapa Jamal Idham, Kamis 13 Maret 2025.
Jamal Idham menjelaskan, lapas di Kutacane kapasitas maksimal 100 orang, kemudian yang terisi 362 orang, dan petugas tidak sesuai dengan jumlah napi yang ditampung saat ini.

Baca Juga :  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

“Saya kemarin melihat langsung ke Lapas Kutacane dan mendapatkan informasi bahwa daya tampung di Lapas Kutacane 100 orang, yang terisi saat ini ada 362 orang, jumlah ini tidak sepadan dengan jumlah petugas Lapas,” jelasnya

Baca Juga :  Kapolri Turun ke Posko Terpadu, Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2025
Menurutnya, jika kapasitas tidak seimbang, maka kejadian serupa bisa saja terulang ditempat lain. Namun, lanjut Jamal, dirinya akan menyampaikan hal ini dalam rapat dengan Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan.

Disamping itu, Jamal juga menghimbau agar seluruh lapas melakukan dengan pembinaan napi, dengan memperhatikan hak asasi manusia.

“Makanan yang disediakan harus sesuai standar, fasilitas rumah ibadah perlu dijaga kebutuhan, apalagi di bulan puasa, ini perlu menjadi perhatian bagi seluruh Lapas, terutama di Aceh,” himbaunya.

Baca Juga :  Polri Berduka, Kapolsek dan Dua Anggota Gugur saat Bertugas di Way Kanan
Tambah Jamal, bagi napi yang beresiko tinggi terhadap kemanaan lapas akan ditempatkan di Super Maximum Security atau Maximal Security, seperti halnya di Nusakambangan.

“Kami di Komisi XIII akan usulkan kepada Menteri Imipas agar di Aceh bisa segera dibangun lapas dengan fasilitas tersebut, dan lokasi yang layak dengan fasilitas ada di lapas Sinabang. Hal ini penting agar kejadian seperti di Kutacane tidak terulang kembali,” demikian tutupnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman Jelang Idul Fitri, Harga Pertalite dan Solar Tidak Naik

Nasional

Satgas Yonif 112/DJ, Kodam Iskandar Muda Buka lahan pertanian di Puncak Jaya

Nasional

Perkuat Industri dan Sosial, Wagub Aceh dan Dirut SIG Bahas SIA Laweung dan Pelabuhan Strategis

Nasional

Memperingati Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat, Satgas Yonif 112/DJ Kibarkan Bendera Merah Putih Di Puncak Jaya

Nasional

Mualem Minta Dukungan Menteri LHK untuk Dana Abadi Kombatan dan Korban Konflik

Nasional

Lapas Perempuan Ternate Studi Tiru Dapur MBG ke Polres Ternate

Berita

Penyitaan 72 Unit Kendaraan Roda Empat Perkembangan Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

Hukum

Penyidik Polda Aceh Hentikan Kasus Pelanggaran Hak Siar Pengusaha Warkop