Home / Parlementarial

Kamis, 10 September 2026 - 14:03 WIB

Anggota DPRA Nazaruddin Bantah Lakukan Pemukulan, Saksi PWI Sebut Tidak Ada Kekerasan

REDAKSI

Anggota DPRA Nazaruddin alias Tgk Agam membantah tudingan pemukulan terhadap ML yang disampaikan FS, suami ML. Peristiwa disebut terjadi Rabu 9/9/2026 di Rumah Makan Sabang Kopi Center.

Anggota DPRA Nazaruddin alias Tgk Agam membantah tudingan pemukulan terhadap ML yang disampaikan FS, suami ML. Peristiwa disebut terjadi Rabu 9/9/2026 di Rumah Makan Sabang Kopi Center.

SABANG — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Nazaruddin alias Tgk Agam, secara tegas membantah tudingan tindakan kekerasan terhadap ML yang disampaikan oleh FS (suami ML). Menurut Nazaruddin, tudingan pemukulan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lokasi kejadian.

“Saya tidak pernah melakukan pemukulan terhadap ML sebagaimana yang dituduhkan,” tegas Tgk Agam, Rabu (9/9/2026).

Kronologi Kejadian Peristiwa bermula saat Nazaruddin hendak bertemu Bendahara PWI Kota Sabang, Hendra Handyan, di Rumah Makan Sabang Kopi Center (sebelah Kantor Sekretariat Daerah Kota Sabang). Sebelum masuk ke rumah makan, Nazaruddin singgah di ATM Bank Aceh di area tersebut.

Saat keluar dari ATM, Nazaruddin mengaku dipanggil oleh FS dengan nada mengejek. “Saya langsung bilang, mau apa kamu. Di depan manis, di belakang habis jelekin aku di Facebook,” kata Nazaruddin dalam bahasa Aceh.

Baca Juga :  Ketua DPRK Tinjau Pelaksaan Makan Gratis di SD Negeri 66 Banda Aceh

Situasi kemudian memanas saat ML tiba-tiba menyerang Nazaruddin. “Saat itu ML langsung hilang kendali dan menyerang saya. Kebetulan saya batuk, mungkin ada kecipratan air liur dan itu dianggap meludah,” jelasnya.

Nazaruddin membantah melakukan kekerasan dan menegaskan dirinya justru berusaha menjaga jarak. Ia menyebut ML sempat meludah ke arahnya, yang kemudian ditahan menggunakan telapak tangan sembari menghindari kontak fisik.

“Saya memang berusaha menjaga jarak karena saya sudah memprediksi bisa muncul fitnah, seolah-olah saya melakukan kekerasan. Logikanya, FS suaminya ada di situ. Apakah suami akan diam ketika istrinya dipukul orang?” ujarnya.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Hadiri Pelantikan PGRI Masa Bakti XXIII, Komit Kawal Kesejahteraan Guru

Opsi Langkah Hukum dan Pemeriksaan Kejiwaan Atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik, Nazaruddin mempertimbangkan untuk berkoordinasi dengan tim hukum. Ia juga meminta aparat penegak hukum mencermati narasi yang berkembang dan menyarankan pemeriksaan kejiwaan terhadap pihak terkait jika diperlukan secara hukum.

“Kalau memang diperlukan, biarkan tenaga profesional yang memeriksa kondisi kejiwaan dan mentalnya. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi tudingan yang tidak sesuai dengan fakta,” tuturnya, seraya menekankan agar seluruh keterangan diuji secara objektif berdasarkan bukti dan saksi.

Kesaksian Saksi di Lokasi Bendahara PWI Kota Sabang, Hendra Handyan, membenarkan dirinya berada tidak jauh dari lokasi saat perselisihan terjadi dan menegaskan tidak ada aksi pemukulan.

Baca Juga :  DPRA Bahas Qanun Ketertiban Umum, Atur Aktifitas Malam dan Etika Sosial Bagi Perempuan

“Saya ada di lokasi dan tidak ada aksi kekerasan. Meskipun malam, masih terlihat jelas Tgk Agam berusaha menghindar, namun dikejar oleh ML,” ungkap Hendra.

Hendra berharap persoalan ini tidak dipolitisasi dan meminta semua pihak menghormati proses hukum. “Kalau memang sudah dilaporkan, biarkan proses hukum berlangsung. Jangan berasumsi atau beropini kalau tidak melihat langsung,” tegasnya.

Nazaruddin menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada proses hukum agar fakta sebenarnya dapat diuji secara objektif melalui saksi dan alat bukti, bukan opini sepihak di media sosial.  [Adv]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua DPRK Banda Aceh Dorong Remaja Masjid Jadi Kreator Konten Dakwah Digital

Parlementarial

Komisi VI DPRA Tinjau Pendidikan Lhokseumawe, Fokus pada Mutu dan Fasilitas

Parlementarial

Komisi II DPRA Identifikasi Dampak Bencana Hidrometeorologi, Susun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Parlementarial

DPRA Minta BUMN di Aceh Bantu Percepatan Pembangunan, Ini Tujuannya

Parlementarial

Anggota DPRK Banda Aceh Hj. Efiaty Hadiri Penutupan Bhayangkara Fest 2026: Apresiasi Sinergi & UMKM Penggerak Ekonomi

Parlementarial

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Soroti Peran Strategis Majlis Taklim

Parlementarial

Wakil Ketua DPRA Hadiri Pengukuhan DPW PKB Aceh, Tekankan Sinergi Partai

Parlementarial

Anggota DPRA Dapil IX Irpannusir Desak Pemprov Aceh Atasi Krisis Air DI Gunung Pudung