Banda Aceh – Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menyumbangkan 59 kantong darah pada kegiatan donor darah rutin tahap pertama tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dishub Aceh, Kamis (12/2/2026), bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Banda Aceh.
Sejak pagi hari, para ASN tampak antusias mengikuti proses donor darah yang telah menjadi agenda rutin instansi tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Dishub Aceh dalam mendukung ketersediaan stok darah di Provinsi Aceh, sekaligus memperkuat budaya kepedulian sosial di lingkungan kerja Pemerintah Aceh.
Kerja sama dengan UTD PMI Kota Banda Aceh memastikan seluruh proses donor berlangsung sesuai prosedur medis dan standar kesehatan yang berlaku. Setiap peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin, sebelum dinyatakan layak mendonorkan darahnya.
Perwakilan Dishub Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud nyata solidaritas dan empati insan perhubungan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Setetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi pasien yang tengah berjuang melawan penyakit, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun mereka yang menjalani tindakan medis tertentu.
“Melalui donor darah rutin ini, kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan dan semangat berbagi di lingkungan ASN. Kami berharap kontribusi ini dapat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah, khususnya di Aceh,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Aksi sosial ini juga menjadi momentum untuk mengajak lebih banyak pihak, baik instansi pemerintah maupun masyarakat umum, agar turut serta dalam gerakan donor darah. Ketersediaan darah yang cukup dan stabil sangat penting untuk menjamin pelayanan kesehatan berjalan optimal.
Dengan terkumpulnya 59 kantong darah pada tahap pertama tahun 2026 ini, Dishub Aceh berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sepanjang tahun. Konsistensi dalam aksi kemanusiaan ini menjadi bukti bahwa ASN tidak hanya berperan dalam pelayanan publik di bidang transportasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.
Semangat berbagi yang ditunjukkan ASN Dishub Aceh diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut peduli. Sebab, bagi mereka yang membutuhkan, setetes darah bukan hanya cairan kehidupan—melainkan harapan untuk terus bertahan dan sembuh.(**)
Editor: Dahlan









