SABANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang mengimbau pengguna jasa transportasi laut dan nelayan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi. Ketinggian gelombang di perairan Sabang–Banda Aceh diprakirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Berdasarkan rilis prakiraan cuaca perairan dan pasang surut Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang, cuaca di kawasan tersebut diprediksi berawan tebal. Angin berembus dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 1 hingga 10 knot, sementara tinggi gelombang masuk dalam kategori sedang.
Selain informasi gelombang, BMKG merinci jadwal serta ketinggian pasang surut air laut di wilayah Sabang–Banda Aceh sebagai berikut:
Pasang Naik Pertama: Pukul 12.00–13.00 WIB (ketinggian 1,3 meter)
Pasang Surut Pertama: Pukul 18.00–19.00 WIB (ketinggian 0,5 meter)
Pasang Naik Kedua: Pukul 23.00–01.00 WIB (ketinggian 1,6 meter)
Pasang Surut Kedua: Pukul 06.00–07.00 WIB (ketinggian 0,4 meter)
BMKG mengingatkan agar para nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di laut selalu memantau perkembangan cuaca maritim serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan pelayaran. Data prakiraan ini bersumber dari Pusat Meteorologi Maritim dan Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Pushidrosal).
Untuk kebutuhan operasional pelayaran, masyarakat diimbau untuk tetap mengecek pembaruan informasi resmi secara berkala dari BMKG dan pihak operator kapal. (*)
Penulis: Nazarullah
Editor: Dahlan









