Home / Peristiwa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:24 WIB

BPBD Aceh Timur Tangani Kebakaran Tiga Dapur Minyak dan Satu Rumah Warga di Ranto Peureulak

REDAKSI

BPBD Kabupaten Aceh Timur mengerahkan 6 unit armada pemadam kebakaran untuk menangani musibah kebakaran yang menghanguskan 3 dapur minyak tradisional dan 1 unit rumah warga milik Maimun di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kamis dini hari sekitar pukul 00.02 WIB.

BPBD Kabupaten Aceh Timur mengerahkan 6 unit armada pemadam kebakaran untuk menangani musibah kebakaran yang menghanguskan 3 dapur minyak tradisional dan 1 unit rumah warga milik Maimun di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kamis dini hari sekitar pukul 00.02 WIB.

ACEH TIMUR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mengerahkan tim gabungan untuk menangani musibah kebakaran yang menghanguskan tiga dapur minyak tradisional dan satu unit rumah warga di Desa Seumali, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Kamis dini hari tersebut.

Kronologi Kejadian dan Upaya Pemadaman

Kebakaran pertama kali dilaporkan warga ke pihak BPBD sekitar pukul 00.02 WIB. Menanggapi laporan tersebut, petugas armada pemadam kebakaran langsung meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.20 WIB.

Baca Juga :  Gudang Es Krim Aice di Lhokseumawe Terbakar, Api Berasal Dari Tumpukan Freezer

Untuk memadamkan kobaran api dan mencegah penyeberangan ke area sekitar, BPBD Aceh Timur mengerahkan enam unit armada pemadam:

  • Pos Ranto Peureulak: 2 unit armada (dipimpin Komandan Regu 1, Rizal)
  • Pos 2 Peureulak: 2 unit armada
  • Pos 1 Idi Rayeuk: 2 unit armada

Proses pemadaman hingga pendinginan memakan waktu sekitar 4 jam 15 menit dengan bantuan dari masyarakat serta relawan setempat.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Calang Aceh Jaya

“Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan setelah api berhasil dikendalikan. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api atau bara yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali,” ujar Syahrizal Fauzi.

Kerugian Bangunan dan Penyebab Kebakaran

Musibah ini menghanguskan beberapa bangunan di lokasi kejadian:

  • 1 unit rumah warga milik Maimun.
  • 3 dapur minyak tradisional (identitas pemilik masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib).

Berdasarkan laporan sementara dari BPBD Aceh Timur, dugaan awal penyebab kebakaran adalah kebocoran minyak. Meski demikian, kepastian penyebab utama masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Pensiunan Asal Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Kering Karangpawitan Garut

Imbauan Kewaspadaan

BPBD Aceh Timur memastikan petugas terus memantau lokasi pasca-pemadaman guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan area benar-benar aman. Syahrizal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengelola bahan mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penggunaan dan penyimpanan minyak maupun bahan mudah terbakar. Jika menemukan kebocoran atau kondisi berpotensi menimbulkan kebakaran, segera lakukan pengamanan dan laporkan kepada petugas,” imbaunya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

Anggota DPRK Apresiasi Wali Kota Illiza Gerebek Hotel Pelanggar Syariat

Parlementarial

Ketua Komisi I DPRA Desak Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Warga Aceh Meninggal di Malaysia

Peristiwa

Pasang Baliho, Seorang Pria Meninggal Dunia Tersengat Listrik di Lueng Bata

Daerah

Lansia di Rukoh Ditemukan Meninggal, Polisi Lidik Sebab Kematiannya

Daerah

Kebakaran Menghanguskan Rumah Mantan Camat Aceh Singkil

Peristiwa

Bangkai Gajah Sumatra Ditemukan di Kampung Kaloy Aceh Tamiang, Penyebab Masih Diselidiki

Peristiwa

Kualitas Proyek Dipertanyakan, Kerusakan Huntara di Aceh Utara Picu Desakan Evaluasi

Parlementarial

Anggota DPRA Minta Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Ditertibkan dan Segera di Selesaikan