Home / Pemerintah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Dampak Kabut Asap di Banda Aceh, Ketua DPRK Minta Pemko Pertimbangkan Sekolah Daring dan Pengaturan Jam Kerja ASN

REDAKSI

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST minta Pj Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal pertimbangkan sekolah daring dan penyesuaian jam kerja ASN antisipasi kabut asap .

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST minta Pj Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal pertimbangkan sekolah daring dan penyesuaian jam kerja ASN antisipasi kabut asap .

BANDA ACEH — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah, S.T., meminta Pj/Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, untuk mempertimbangkan kebijakan pembelajaran secara dalam jaringan (daring) atau sekolah online bagi siswa. Langkah antisipatif ini dinilai penting untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, di tengah kondisi udara yang kian memburuk akibat paparan kabut asap.

Selain sektor pendidikan, Irwansyah juga menyarankan Pemko Banda Aceh untuk mengatur penyesuaian jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah pencegahan dampak negatif dari penurunan kualitas udara.

Baca Juga :  Ketua DPRA Zulfadli: PLN Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Akibat Pemadaman Listrik yang Berkepanjangan

Fenomena kabut asap dilaporkan mulai menyelimuti wilayah Banda Aceh secara perlahan sejak Kamis (15/10). Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu aktivitas harian warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan penderita gangguan pernapasan.

Prioritaskan Kesehatan dan Transparansi Informasi

Irwansyah menegaskan bahwa keselamatan serta kesehatan warga harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia mendesak pemerintah kota segera mengambil tindakan preventif sebelum dampak kabut asap meluas.

Secara khusus, politisi PKS ini meminta Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh untuk terus memantau indeks kualitas udara dan mempublikasikan perkembangannya secara berkala kepada publik.

Baca Juga :  Junaidi di Apel Rutin Disdik Aceh: Energi Baru untuk Wujudkan “Aceh Meusyuhu”

“Informasi yang akurat dan terbarukan sangat penting agar masyarakat dapat mengetahui kondisi udara terkini dan mengambil tindakan perlindungan diri yang sesuai,” ujar Irwansyah.

Imbauan Masker, Pengawasan Harga, dan Kesiapsiagaan Medis

Dalam imbauannya kepada publik, Ketua DPRK meminta warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan untuk selalu mengenakan masker guna meminimalkan paparan asap.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Gelar Bakti Sosial HKN ke-61 di Jantho Baru

Guna mendukung pencegahan ini, ia meminta Pemko Banda Aceh memantau ketersediaan stok masker di pasaran. Pengawasan ketat juga diperlukan untuk mencegah oknum pedagang menaikkan harga masker secara tidak wajar di tengah situasi darurat.

Di sisi lain, Irwansyah mendorong seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta di Banda Aceh, meningkatkan kesiapsiagaan medis. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan pasien terdampak kabut asap, khususnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Penulis: Hidayat. S

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Banggar DPRK Usulkan Anggaran Internet dan CCTV untuk SD-SMP di APBD 2027

Aceh

Dana Otsus Tahap II Cair Rp 1,5 Triliun, Khusus Jatah Provinsi

Aceh Besar

Wakili Pj Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen DJBC Boxing Cup I 2025

Pemerintah

BREAKING NEWS, Pelantikan Kepala Daerah Diundur antara 18-20 Februari, Tito Karnavian: Ini Penyebabnya

Pemerintah

Kadishub Aceh: Pergerakan Masyarakat Saat Libur Nataru di Aceh DidominasiAngkutan Darat

Pemerintah

DPRK Banda Aceh Desak SPBU Bertanggung Jawab Atasi Kemacetan Akibat Antrean BBM

Pemerintah

Sekda Bener Meriah Buka Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Sasar Peningkatan Daya Saing Pencari Kerja

Pemerintah

Bener Meriah Gelar Konsultasi Publik II Revisi RTRW 2026, Tegaskan Keseimbangan Pembangunan dan Lingkungan