Home / Parlementarial / Pemerintah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:43 WIB

DPRA Dukung Mualem: Kebangkitan Aceh Pascabencana Harus Bertumpu pada Ekonomi dan Infrastruktur

Redaksi

Anggota DPRA Khalid menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf terkait fokus pemulihan ekonomi dan infrastruktur pascabencana, di Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Anggota DPRA Khalid menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf terkait fokus pemulihan ekonomi dan infrastruktur pascabencana, di Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Banda Aceh – Pemulihan Aceh pascabencana alam dinilai tidak bisa dilakukan secara parsial. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Khalid, menegaskan bahwa langkah awal untuk membangkitkan kembali kehidupan masyarakat harus dimulai dari penguatan sektor ekonomi dan percepatan pembangunan infrastruktur, sebagaimana disampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem.

Menurut Khalid, bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh telah memberikan dampak luas terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Tidak hanya merusak rumah dan fasilitas umum, bencana tersebut juga memutus mata pencaharian warga, khususnya yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan, dan perdagangan.

“Kami di DPRA sepakat dengan pandangan Pak Gubernur. Pascabencana, yang paling mendesak adalah bagaimana masyarakat bisa kembali bekerja dan memperoleh penghasilan. Itu hanya bisa terjadi jika sektor ekonomi dan infrastruktur dipulihkan secara bersamaan,” ujar Khalid di Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Ketua DPRA Aceh Desak Pemerintah Pusat Memenuhi Tuntutan Rakyat Aceh

Ia menjelaskan, banjir bandang telah meluluhlantakkan lahan sawah, kebun, hingga sentra usaha masyarakat. Banyak area pertanian kini tertutup lumpur, saluran irigasi rusak, dan akses jalan menuju lokasi usaha terputus. Kondisi ini membuat masyarakat tidak hanya kehilangan sumber penghasilan, tetapi juga membutuhkan waktu dan dukungan besar untuk bisa bangkit kembali.

Khalid menilai, tanpa infrastruktur yang memadai, pemulihan ekonomi hanya akan menjadi wacana. Jalan yang rusak, jembatan yang putus, serta akses transportasi yang terganggu akan menghambat distribusi hasil produksi dan aktivitas perdagangan.

Baca Juga :  Enam Siswa SMAN Unggul Subulussalam Wakili Aceh di Ajang FIKSI Tingkat Nasional

“Pemulihan ekonomi tanpa didukung pembangunan infrastruktur itu sama saja tidak nyata. Dua sektor ini harus berjalan beriringan agar perputaran ekonomi bisa kembali cepat dan kehidupan masyarakat berangsur normal,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, ia menyebut dukungan DPRA terhadap kebijakan Gubernur Aceh tidak hanya bersifat politis, tetapi juga kelembagaan. DPRA, kata Khalid, siap mengawal kebijakan anggaran dan program rehabilitasi agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa fokus utama pemulihan pascabencana adalah ekonomi dan infrastruktur sebagai fondasi menghidupkan kembali aktivitas masyarakat serta membuka kembali keterisolasian wilayah terdampak.

Baca Juga :  Wali Nanggroe Terima Audiensi KPI Aceh, Dukung Regulasi Penyiaran Digital

Dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis (15/1/2026), Mualem juga menekankan pentingnya sektor perumahan dan sosial sebagai penopang harapan masyarakat ke depan.

“Ekonomi dan infrastruktur menjadi pintu awal pemulihan, sementara sektor perumahan dan sosial adalah fondasi untuk membangun kembali masa depan masyarakat Aceh,” ujar Mualem dalam forum tersebut.

Dengan sinergi antara Pemerintah Aceh, DPRA, dan pemerintah pusat, Khalid optimistis proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh yang sedang berjuang untuk bangkit. [Adv]

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Apresiasi MoU Antara Pemkab dan Kejaksaan Negeri Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Syech Muharram akan Gelar Apel Akbar Bersama Keuchik dan Mukim Se-Aceh Besar

Daerah

Paripurna DPRA Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Desak Pemko Banda Aceh Segera Sahkan Zonasi PKL: Solusi Hindari Penggusuran Tanpa Tujuan

Parlementarial

DPRA Komit Kawal Draf Revisi UUPA Sampai ke Nasional

Aceh

Pemerintah Aceh Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Pemerintah

Pj Gubernur Safrizal: Membuka Lapangan Kerja, Aceh Beri Karpet Merah untuk Investor

Pemerintah

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga