BANDA ACEH — Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatkan kualitas kesehatan generasi muda. Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, S.T., menghadiri sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, sosialisasi, dan edukasi kesehatan yang diselenggarakan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh.
Kegiatan yang mengusung tema “Hidup Sehat, Remaja Bebas HIV/AIDS” ini difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis dan terkini terkait kesehatan remaja. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat pemahaman serta merumuskan langkah nyata untuk mewujudkan generasi muda Banda Aceh yang bebas dari ancaman HIV/AIDS.
Pentingnya Edukasi dan Pencegahan Sejak Dini
Dalam kesempatan tersebut, Farid Nyak Umar menekankan bahwa pendekatan edukatif merupakan pilar terdepan dalam merespons berbagai tantangan kesehatan remaja saat ini. Menurutnya, pemahaman yang akurat dan komprehensif sangat dibutuhkan agar para remaja tidak terjerumus ke dalam perilaku berisiko.
“Edukasi menjadi langkah yang sangat penting dan strategis untuk membangun pemahaman yang benar di kalangan remaja. Melalui sosialisasi seperti ini, kita dorong generasi muda untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, sekaligus memperkuat benteng pencegahan dari bahaya HIV/AIDS sejak dini,” ujar Farid.
Ia menambahkan, perlindungan terhadap kesehatan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat, mulai dari pemerintah daerah, lembaga legislatif, tenaga kesehatan, hingga lingkungan keluarga dan sekolah.
Mendorong Perilaku Hidup Sehat
Selain edukasi mengenai bahaya dan pencegahan HIV/AIDS, kegiatan ini juga diisi dengan pembekalan seputar pentingnya menjaga kesehatan fisik serta mental. Para peserta diajak untuk lebih aktif dalam kegiatan positif dan membiasakan diri dengan gaya hidup sehat sehari-hari.
Sinergi antara DPRK Banda Aceh dan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh diharapkan dapat melahirkan program-program pencegahan yang berkelanjutan dan tepat sasaran. Dengan begitu, angka pemahaman kesehatan di tingkat remaja dapat terus meningkat.
Menyiapkan Masa Depan Aceh yang Kuat
Langkah edukasi proaktif ini dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Komisi IV DPRK Banda Aceh menegaskan keberlanjutan dukungan terhadap program-program kesehatan masyarakat, khususnya yang berfokus pada kelompok usia produktif dan remaja.
“Remaja yang sehat adalah kunci dari masa depan daerah yang kuat. Jika kita mampu menjaga generasi muda hari ini, kita sedang memastikan masa depan Aceh yang lebih cerah, tangguh, dan sejahtera,” tutup Farid.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat Banda Aceh—khususnya para remaja—dapat makin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang kondusif dan sehat bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Penulis: Hidayat. S
Editor: Dahlan









