Home / Parlementarial

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:03 WIB

DPRK Banda Aceh Komit Kawal SPMB Ramah Anak: Pendidikan Adil, Aman Psikis & Bebas Diskriminasi

REDAKSI

Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab bersama Anggota Komisi IV Efiaty hadiri & tandatangani komitmen penerapan SPMB Ramah Anak di Banda Aceh, Kamis 11/6/2026.

Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab bersama Anggota Komisi IV Efiaty hadiri & tandatangani komitmen penerapan SPMB Ramah Anak di Banda Aceh, Kamis 11/6/2026.

Banda Aceh — Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, bersama Anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh, Efiaty, menghadiri sekaligus menandatangani komitmen bersama penerapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Anak di Kota Banda Aceh. Kegiatan strategis ini berlangsung khidmat pada Kamis (11/06/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kolektif antara legislatif, eksekutif, dan unsur pendidikan untuk memastikan proses seleksi dan penerimaan siswa baru di Banda Aceh berjalan inklusif, transparan, serta bebas dari diskriminasi.

Menjamin Hak Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Dalam arahannya, Wakil Ketua I DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, menegaskan bahwa SPMB Ramah Anak bukan sekadar pemenuhan administrasi tahunan, melainkan sebuah manifestasi dari pemenuhan hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Baca Juga :  Reses Hangat di Aceh Besar: DPRA PKB Salurkan Santunan & Janjikan Infrastruktur Jalan

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun anak di Banda Aceh yang terkendala atau merasa tertekan secara psikologis saat ingin bersekolah. Sistem ini harus memberikan rasa aman, adil, dan ramah terhadap kondisi psikis anak serta latar belakang keluarga mereka,” ujar Daniel Abdul Wahab setelah prosesi penandatanganan.

Daniel juga menambahkan bahwa legislatif akan mengawal ketat jalannya SPMB tahun ini agar kuota zonasi, jalur afirmasi (bagi keluarga kurang mampu), serta jalur prestasi dapat terakomodasi dengan seimbang dan transparan.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV Farid Nyak Umar Menghadiri Coffee Morning Bersama Keuchik Kuta Alam, Serap Aspirasi Pembangunan

Fokus Komisi IV pada Mutu dan Kenyamanan Siswa

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh yang membidangi sektor pendidikan, Efiaty, menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas sekolah dan keramahan para guru dalam menyambut murid baru, terutama pada jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Pemberantasan Perundungan (Bullying): Sistem yang ramah anak harus dimulai sejak hari pertama orientasi sekolah.

Aksesibilitas: Menjamin anak-anak penyandang disabilitas mendapatkan ruang dan kesempatan yang setara melalui jalur inklusi.

Baca Juga :  KETUA DPRK BANDA ACEH HADIRI PELANTIKAN KETUA PEMUDA GAMPONG PEUNYEURAT, TEKANKAN PERAN STRATEGIS GENERASI MUDA

Transparansi Sistem: Meminta Dinas Pendidikan untuk terus memutakhirkan sistem online guna meminimalisir potensi kecurangan atau praktik “titipan”.

Poin-Poin Utama Komitmen Bersama

Penandatanganan komitmen bersama ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), mulai dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, perwakilan kepala sekolah, hingga komite sekolah.

Acara ditutup dengan foto bersama dan komitmen dari seluruh pihak untuk mengawal pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru ini agar berjalan kondusif, sekaligus mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Layak Anak yang paripurna.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

MTQ Kemukiman Jruek, Gampong Jruek Bak Kreh Juara Umum

Parlementarial

Qanun APBA 2026 Disahkan dalam Paripurna DPRA

Parlementarial

Ketua DPRA Menerima Hasil Penetapan Gubernur Terpilih dari KIP Aceh

Parlementarial

DPRA Apresiasi TVRI: Warkop di Aceh Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa Lisensi

Parlementarial

DPRA Tetapkan RKT 2026, Pedoman Kinerja Legislasi dan Pengawasan

Parlementarial

Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Perjuangkan Hunian Aman dan Layak bagi Warga

Parlementarial

Heboh Razia Plat BL, DPRA Angkat Bicara 

Keagamaan

Ketua DPRK Banda Aceh Terima Audiensi PCNU, Perkuat Sinergi Kawal Syariat Islam dan Pembangunan Kota Banda Aceh