Home / Parlementarial

Sabtu, 4 Januari 2025 - 20:26 WIB

DPRK Banda Aceh Minta Layanan Trans Koetaradja Segera Diaktifkan Kembali

Redaksi

Banda Aceh – Wakil Ketua Komisi III DPRK Kota Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendesak agar layanan Trans Koetaradja segera diaktifkan kembali. Menurutnya, Trans Koetaradja memiliki peran penting dalam mengurangi kemacetan di Kota Banda Aceh, khususnya di jalur-jalur utama.

 

Apabila layanan bus Trans Koetaradja terlalu lama berhenti, kata dia, tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat. Terutama pelajar, mahasiswa, wisatawan, dan pedagang kecil yang sangat bergantung pada transportasi umum tersebut.

 

“Harus ada keputusan segera dari Pemerintah Aceh, yang selama ini bertanggung jawab atas pengoperasian Trans Koetaradja. Jika anggaran untuk 2025 sudah disiapkan dalam APBA 2025, maka operasional bisa segera dilanjutkan. Jika diperlukan tender pihak ketiga, maka itu harus segera dilakukan agar tidak ada penundaan lebih lanjut,” kata Tuanku Muhammad, Jumat, 3 Januari 2024.

Baca Juga :  Ketua DPRK dan Tokoh Masyarakat Berharap Proyek Jalan Jantho-Keumala Jadi Prioritas 2025

 

Tuanku Muhammad menyebutkan pada 6 Januari mendatang, sebagian besar sekolah dan kampus akan kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar. Ia menyayangkan pemberhentian layanan Trans Koetaradja, meskipun hal ini berkaitan dengan alokasi anggaran.

Baca Juga :  Asa PPPK Penuh Waktu akan Dibawa DPR Aceh ke KemenPANRB

 

Menurutnya, anggaran operasional untuk tahun 2025 seharusnya sudah dibahas dan disepakati pada 2024. “Saya sudah menerima banyak keluhan dari mahasiswa yang biasanya mengandalkan Trans Koetaradja untuk pergi ke kampus. Kini mereka kesulitan karena layanan tersebut tidak beroperasi,” ujar Tuanku.

 

Tuanku juga mengingatkan bahwa sebelumnya, banyak armada mini bus atau labi-labi yang beroperasi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Namun sekarang keberadaan mereka semakin terbatas setelah digantikan oleh Trans Koetaradja. Hal ini menyebabkan masyarakat kesulitan mencari alternatif transportasi umum, yang pada gilirannya memaksa mereka untuk menggunakan angkutan lain dengan biaya yang lebih mahal.

Baca Juga :  Ketua DPRA Apresiasi Kinerja Safrizal PJ Gubernur Aceh

 

Ia berharap agar masalah ini segera mendapatkan solusi, baik terkait dengan alokasi anggaran maupun langkah-langkah operasional lainnya. “Pemerintah Aceh dan DPRA harus segera mencari kesepakatan agar Trans Koetaradja bisa kembali beroperasi dengan lancar,” ucapnya.[]

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Komisi I DPRA Berharap Pelantikan Gubernur Aceh Dilakukan 7 Februari 2025

Parlementarial

Komisi 1 DPRA Minta Pemerintah Diraja Malaysia Usut Tuntas Kasus Penembakan Warga Aceh

Parlementarial

DPRA: Kasus HIV di Aceh Meningkat, Anggaran Pencegahan Terlalu Kecil

Daerah

Wakil Ketua DPRK Daniel Abdul Wahab Minta Dishub Operasional Kembali Transkutaraja dan Tambah Rute Baru

Berita

DPRA Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Gubernur Tegaskan Komitmen Jawab Kebutuhan Masyarakat

Berita

Irfansyah: DPRA Tetapkan Raqan Prolega Prioritas 2025

Parlementarial

Silaturrahmi Penuh Keakraban, Syech Muharram Dapat Dukungan Partai Politik Aceh Besar

Parlementarial

DPRA Terima Kunjungan Banmus DPRD Batu Bara, Bertukar Pandangan Tingkatkan Tata Kelola Agenda Kelembagaan