BANDA ACEH — Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh terus berkomitmen untuk memperkuat kualitas pendidikan berbasis keagamaan di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan draf Kurikulum Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh yang digelar di Aula Lantai IV Gedung DPRK Banda Aceh.
Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., yang turut hadir dan mengikuti rangkaian RDP dan FGD tersebut, menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum ini merupakan momentum krusial bagi masa depan pendidikan karakter anak-anak di Banda Aceh.
Menurutnya, pembahasan draf kurikulum ini menjadi langkah strategis untuk melahirkan panduan pendidikan diniyah yang relevan, adaptif, dan berkualitas tinggi.
“Langkah ini sangat penting dalam menyusun kurikulum pendidikan diniyah yang relevan dan berkualitas. Tujuannya tidak lain adalah untuk memperkuat pemahaman agama serta membentuk generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia,” ujar Dr. Musriadi.
Melalui perumusan kurikulum pendidikan diniyah yang komprehensif ini, DPRK Banda Aceh berharap nilai-nilai keagamaan dan pembentukan akhlak dapat tertanam semakin kuat pada diri generasi muda di Kota Banda Aceh.
Penulis: Tika Fitri Lestari
Editor: Dahlan









