Banda Aceh — Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, berharap pembangunan gedung permanen sekolahnya yang direncanakan di Jantho dapat rampung sepenuhnya pada tahun ajaran 2027/2028, tepatnya sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai pada Juli 2027.
Harapan tersebut disampaikan Ilza seusai bertindak sebagai pembina upacara peringatan HUT Ke-81 RI yang berlangsung khidmat di kompleks Sentra Darussa’adah, Aceh Besar, Senin. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dijalankan langsung oleh siswa-siswi SRMA 1 Aceh Besar yang mengenakan jas almamater merah marun, didampingi jajaran guru dan pegawai Sentra Darussa’adah yang mengenakan pakaian adat nusantara.
Ilza mengungkapkan bahwa saat ini SRMA 1 Aceh Besar belum memiliki bangunan gedung permanen dan baru tersedia lahan lokasi pembangunan. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, untuk segera memberikan kepastian terkait proses konstruksi agar pengerjaannya berjalan lancar.
Penyelesaian fisik gedung secara utuh sebelum tahun ajaran baru dinilai penting guna menghindari kendala teknis yang dialami sejumlah Sekolah Rakyat lain, di mana kegiatan pembelajaran terpaksa berjalan di tengah proses pembangunan yang belum usai. Dengan tuntasnya proyek lebih awal, lingkungan sekolah dapat dipastikan bebas dari aktivitas pekerja bangunan saat siswa mulai masuk.
Pada hari yang sama, sebanyak tiga perwakilan dari SRMA 1 Aceh Besar turut mendampingi siswa yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kabupaten di Jantho, sekaligus meninjau langsung lokasi rencana pembangunan sekolah tersebut.
Editor: Redaksi










