Home / Pemerintah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Tim Pemerintah Pusat Tinjau Kerusakan Banjir Hidrometeorologi di Pidie Jaya

REDAKSI

Tim dari Pemerintah Pusat melakukan peninjauan langsung terhadap dampak kerusakan akibat bencana banjir hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya pada Sabtu.

Tim dari Pemerintah Pusat melakukan peninjauan langsung terhadap dampak kerusakan akibat bencana banjir hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya pada Sabtu.

SIGLI — Tim dari Pemerintah Pusat melakukan peninjauan langsung terhadap dampak kerusakan akibat bencana banjir hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya pada Sabtu (8/8/2026).

Kedatangan tim lintas kementerian ini didampingi langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Oriza Safitri, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan percepatan pemulihan pascabencana oleh Pemerintah Pusat, dengan fokus utama pada sektor-sektor yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Rombongan Lintas Kementerian

Adapun perwakilan Pemerintah Pusat yang hadir dalam peninjauan tersebut meliputi:

  •   Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan (Pejabat Eselon I Kemenko Pangan)
  •  Pejabat Eselon II Kementerian Pertanian
  •   Pejabat Eselon II Kementerian Kelautan dan Perikanan
  •   Pejabat Eselon II Kementerian Perdagangan
  •  Unsur Kementerian Ekonomi Kreatif
Baca Juga :  Wakil Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus KABY Yogyakarta

Rombongan meninjau beberapa titik lokasi terdampak, mulai dari hunian sementara (huntara), area tambak dan kolam milik warga, hingga fasilitas pasar serta pelaku UMKM yang mengalami kerusakan akibat banjir.

Fokus Pemulihan Ekonomi dan Produktivitas Warga

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menegaskan bahwa kunjungan ini sangat krusial mengingat daerahnya kini memasuki perpanjangan masa transisi menuju pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Ketua DPR Aceh Minta Sekda M.Nasir Jaga Kepercayaan Mualem

 “Kunjungan lintas kementerian tersebut sangat penting dalam memasuki perpanjangan masa transisi ke pemulihan,” ujar Sibral, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, penanganan bencana saat ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan sektor perekonomian dan produktivitas warga.

 “Prioritas kita sekarang bagaimana masyarakat kembali bekerja dan memperoleh penghasilan. Lahan pertanian harus kembali produktif, tambak dan usaha perikanan harus dipulihkan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa roda aktivitas perdagangan harus segera bergerak kembali agar masyarakat yang terdampak memperoleh dukungan untuk bangkit.

Kendala Sektor Pertanian dan Usulan Anggaran

Di sektor pertanian, Pemkab Pidie Jaya mencatat sejumlah masalah krusial, seperti kerusakan pada jaringan irigasi serta tebalnya endapan lumpur yang menutupi lahan persawahan.

Baca Juga :  Ketua DPRK Banda Aceh Kecam Keras Kekerasan Anak di Day Care Syiah Kuala, Desak Evaluasi Total

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab mendorong dilakukannya kajian cepat dan pemetaan lahan guna menentukan kawasan sawah yang masih bisa direhabilitasi maupun yang memerlukan alih fungsi/pemanfaatan alternatif.

Guna mempercepat proses recovery, Pemkab Pidie Jaya telah mengajukan beberapa langkah pendukung:

  •  Pengusulan Anggaran: Mengusulkan bantuan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk rehabilitasi dan pencetakan lahan.
  • Bantuan Alat Berat: Meminta tambahan armada alat berat untuk mempercepat pembersihan dan penanganan di lapangan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Lantik Pengurus KABY Yogyakarta

Pemerintah

Dispora Sabang Usulkan Alokasi Anggaran Kepemudaan 1 Persen dari APBK

Banda Aceh

Banggar DPRK Usulkan Anggaran Internet dan CCTV untuk SD-SMP di APBD 2027

Parlementarial

DPRA Soroti Lambannya Pemulihan Pascabencana, Armiyadi: Rakyat Butuh Kepastian

Parlementarial

Komisi II DPRA Identifikasi Dampak Bencana Hidrometeorologi, Susun Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Aceh Besar

Camat Darul Imarah Kembali Salurkan 1.680 Tabung Melon LPG 3 Kg

Pemerintah

Pemkab Aceh Besar Gali Jejak Peradaban Indrapurwa untuk Pusat Edukasi Generasi Muda

Pemerintah

Pemkab Aceh Besar Komit Turunkan Angka Stunting