Home / Daerah

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:18 WIB

Dua Lumba-Lumba Terjebak di Tambak di Aceh Tamiang, Warga Bahu Membahu Selamatkan ke Laut

REDAKSI

Warga mengevakuasi dua ekor lumba-lumba yang terjebak di tambak di Aceh Tamiang sebelum dilepaskan kembali ke laut lepas. Aksi gotong royong masyarakat ini mendapat apresiasi karena menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian satwa laut.(7/3/2026)

Warga mengevakuasi dua ekor lumba-lumba yang terjebak di tambak di Aceh Tamiang sebelum dilepaskan kembali ke laut lepas. Aksi gotong royong masyarakat ini mendapat apresiasi karena menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian satwa laut.(7/3/2026)

Aceh Tamiang – Aksi kepedulian warga terhadap satwa laut kembali terlihat di Kabupaten Aceh Tamiang. Dua ekor ikan lumba-lumba yang terjebak di area tambak milik warga berhasil diselamatkan setelah masyarakat setempat secara bersama-sama menggiring dan mengangkat satwa tersebut untuk dilepaskan kembali ke laut lepas.

Peristiwa tersebut terjadi ketika warga menemukan dua lumba-lumba berada di dalam tambak yang berada tidak jauh dari kawasan pesisir. Diduga kuat kedua mamalia laut tersebut tersesat dan masuk ke area tambak saat mengikuti arus pasang air laut.

Penemuan lumba-lumba itu sontak menarik perhatian warga sekitar. Banyak masyarakat yang kemudian berdatangan untuk melihat sekaligus membantu proses penyelamatan. Tanpa menunggu lama, warga berinisiatif mengevakuasi kedua lumba-lumba tersebut agar tidak mengalami cedera atau mati akibat terjebak terlalu lama di perairan dangkal.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tinjau Pembangunan Gedung Utama MTQ Provinsi di Pijay : Progresnya Capai 91 Persen 

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah warga dengan penuh kehati-hatian menggiring lumba-lumba tersebut menuju jalur air yang mengarah ke laut. Sebagian warga juga terlihat mengangkat tubuh lumba-lumba secara bersama-sama menggunakan tangan agar dapat dipindahkan dengan aman.

Proses penyelamatan itu dilakukan dengan penuh perhatian agar tidak melukai tubuh lumba-lumba yang dikenal memiliki kulit sensitif. Warga memastikan kondisi satwa tersebut tetap terjaga sebelum akhirnya dilepas kembali ke perairan laut yang lebih dalam.

Aksi gotong royong masyarakat ini pun menuai apresiasi dari banyak pihak. Kepedulian warga dinilai sebagai bentuk kesadaran terhadap pentingnya menjaga kelestarian satwa laut yang merupakan bagian dari ekosistem perairan.

Baca Juga :  Petugas Damkar Demo Kantor BPBD Aceh Timur

Lumba-lumba sendiri merupakan salah satu mamalia laut yang sering terlihat di perairan Aceh, terutama di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut lepas. Namun, dalam beberapa kasus, hewan ini terkadang tersesat hingga masuk ke perairan dangkal, muara, bahkan tambak warga akibat perubahan arus atau saat mengejar ikan.

Beruntung dalam kejadian di Aceh Tamiang ini, masyarakat setempat memilih untuk menyelamatkan dan mengembalikan lumba-lumba tersebut ke habitat aslinya, bukan justru membahayakannya.

Aksi kemanusiaan dan kepedulian terhadap satwa ini menjadi contoh positif bahwa hubungan harmonis antara manusia dan alam masih terjaga. Sikap spontan warga yang sigap menolong satwa liar patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah lain untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Abrasi Parah di Lhok Puuk Aceh Utara: Kondisi Darurat, 38 Rumah Hilang Tanpa Jejak

Kisah penyelamatan dua lumba-lumba ini juga ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat banyak pujian dari warganet. Banyak yang menilai aksi warga Aceh Tamiang tersebut sebagai bukti nyata bahwa rasa empati terhadap makhluk hidup masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Dengan dilepaskannya kembali kedua lumba-lumba itu ke laut lepas, diharapkan satwa tersebut dapat kembali berenang bebas di habitatnya dan melanjutkan kehidupannya di alam liar.(**)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Hardikda di Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Gerakkan Penanaman 10 Ribu Pohon

Daerah

Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

Daerah

Diduga Korupsi Pajak Daerah,Mantan Bendahara BPKD Aceh Barat di Tuntut 3 Tahun Penjara

Daerah

Antar Bantuan Pemkot Mojokerto, Wali Kota Illiza Disambut Hangat Warga Aceh Utara

Daerah

Banjir Surut, Prajurit Kodam IM bantu bersihkan Rumah Warga

Daerah

Pencairan SPM Tertahan di BPKD Lhokseumawe, Plt Kepala BPKD : Arahan Walikota

Daerah

Memorial Living Park Diresmikan, Wagub Minta Pemerintah Pusat Tunaikan Kompensasi untuk Semua Korban DOM 

Daerah

Bupati Aceh Barat Luncurkan Kartu Aceh Barat Sehat untuk Bantu Pasien Rujukan