Home / Daerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:22 WIB

SPBU Reuleut Nyaris Terbakar, Petugas Berhasil Cegah Api Meluas

REDAKSI

Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan pada dispenser Pertalite di SPBU Gampong Bireuen Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Jumat (19/6/2026) malam.

Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan pada dispenser Pertalite di SPBU Gampong Bireuen Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Jumat (19/6/2026) malam.

Bireuen – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 114.21.437 yang berlokasi di Gampong Bireuen Meunasah Reuleut, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, nyaris terbakar pada Jumat (19/6/2026) malam. Insiden tersebut terjadi saat proses pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sedang berlangsung.

​Berkat kesigapan dari petugas SPBU serta respons cepat dari personel pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan dengan baik sebelum meluas ke seluruh fasilitas SPBU yang terletak di jalur nasional Banda Aceh–Medan tersebut.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa ini bermula ketika petugas SPBU sedang melayani pengisian BBM Pertalite ke sebuah sepeda motor. Saat proses pengisian tengah berjalan, api diduga kuat muncul dari kendaraan tersebut dan kemudian langsung menyambar dispenser pengisian BBM.

Baca Juga :  Khadam Indonesia: “Nuga-Nuga Melukis Sejarah Bangun Masa Depan”

​Akibat dari insiden ini, dispenser pengisian Pertalite mengalami kerusakan. Kendati demikian, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.

​Sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas, dua unit armada pemadam kebakaran dari Pos Induk Bireuen langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta pendinginan di area yang terdampak.

​Pemilik SPBU, Nurdin Abdullah (64), yang didampingi oleh pengawas SPBU, Fauzan, menyampaikan bahwa penyebab pasti dari kebakaran tersebut hingga kini masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Jalur Penghubung Aceh Tengah-Pidie Putus Total Akibat Longsor di Gunong Pijut

​“Untuk penyebab kebakaran kami belum mengetahui secara pasti. Namun api pertama kali terlihat dari sepeda motor yang sedang mengisi BBM. Melihat kejadian itu, petugas SPBU langsung mengambil alat pemadam api ringan (APAR) untuk memadamkan api, dan tidak lama kemudian petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi,” jelas Fauzan.

​Fauzan menambahkan, tindakan cepat yang dilakukan oleh petugas di lapangan menjadi faktor paling penting yang berhasil mencegah kobaran api merembet ke tangki penyimpanan utama maupun fasilitas penting lainnya di lingkungan SPBU.

Baca Juga :  Bripda Dolly Raih Juara 3 Hafalan Al-Qur’an 30 Juz dan Tafsir Bahasa Indonesia di MTQ ke-37

​Berdasarkan pantauan di lokasi setelah kejadian, sejumlah warga bersama dengan personel kepolisian tampak berada di sekitar area SPBU untuk menyaksikan proses penanganan pascakebakaran.

​Sementara itu, satu unit sepeda motor merek Suzuki yang diduga menjadi sumber awal munculnya api telah dipindahkan ke sisi barat pintu masuk SPBU demi kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab utama kebakaran serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Mualem Usulkan Pembangunan Pabrik Penggilingan Gabah kepada Hashim

Daerah

Wagub Acèh Fadhlullah Silaturahmi ke Dayah di Pidie

Daerah

Kapolres Lhokseumawe Sambut 100 Personel BKO Brimob, Tegaskan Misi Kemanusiaan Pemulihan Pascabanjir

Daerah

Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ditpolairud Polda Aceh Kibarkan Merah Putih di Dasar Laut Sabang

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Tutup Karang Pamitran Pramuka Kwarcab Aceh Besar di Takengon

Daerah

Santuni 1.852 Anak Yatim dan Piatu, Sibral Malasyi : Menyantuni Mereka Merupakan Ajaran Rosulallah

Daerah

Ketika Kepedulian Hadir: Warga Pengungsi Langkahan Bahagia Berbuka dengan Daging

Aceh

Terus Bergerak Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat untuk Pembersihan Area Terdampak Banjir