Banda Aceh – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Banda Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menyebabkan pohon tumbang, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada dua unit rumah warga di sejumlah wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh mencatat dua rumah warga mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang yang terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026.
Kepala BPBD Kota Banda Aceh, Cut Ahmad Putra, mengatakan rumah warga yang terdampak masing-masing berada di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala dan Gampong Ulee Pata, Kecamatan Jaya Baru.
“Rumah warga di Gampong Alue Naga mengalami kerusakan pada bagian atap yang diterbangkan angin, sementara di Gampong Ulee Pata kerusakan terjadi pada bagian kanopi rumah,” ujar Cut Ahmad Putra, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah kawasan di Banda Aceh. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama petugas terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta membantu penanganan awal terhadap rumah warga yang terdampak.
BPBD juga melakukan asesmen guna memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh korban terdampak cuaca ekstrem tersebut.
Cut Ahmad Putra menjelaskan, kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir perlu menjadi perhatian serius masyarakat karena berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan, kerusakan rumah, hingga gangguan jaringan listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras dan angin kencang. Pastikan kondisi rumah dalam keadaan aman dan hindari aktivitas di luar ruangan apabila cuaca memburuk,” katanya.
Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada aparat gampong atau BPBD apabila terjadi kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Selain itu, masyarakat diminta untuk rutin memeriksa kondisi atap rumah, memangkas pohon yang berpotensi tumbang, serta membersihkan saluran drainase guna mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
BPBD Kota Banda Aceh memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan. (ADV)
Editor: Redaksi









