Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh mencatat sejumlah kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banda Aceh sejak 15 hingga 16 Mei 2026.
Kepala BPBD Kota Banda Aceh, Cut Ahmad Putra, mengatakan pohon tumbang terjadi di beberapa titik dan sempat mengganggu aktivitas masyarakat serta akses jalan.
“Berdasarkan laporan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops PB BPBD Kota Banda Aceh, kejadian pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi akibat hujan deras disertai angin kencang,” ujar Cut Ahmad Putra, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, pada Jumat, 15 Mei 2026, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Dr Mohd Hasan, Gampong Sukadamai, Kecamatan Lueng Bata. Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Iskandar Muda, Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di kawasan Jalan Politeknik Aceh atau tepi kali Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng yang sempat mengganggu aktivitas warga sekitar.
Kemudian pada Sabtu, 16 Mei 2026, pohon tumbang kembali dilaporkan terjadi di Jalan Cut Meutia, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman.
Petugas BPBD bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material pohon serta memastikan akses jalan kembali normal.
“Kami bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” katanya.
BPBD Kota Banda Aceh juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan deras dan angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang maupun gangguan lainnya. (ADV)
Editor: Redaksi









