Home / Daerah / Peristiwa

Minggu, 5 April 2026 - 17:12 WIB

Fenomena Langka “Uren Uah-Uah”, Hujan Es Selimuti Perkebunan Kopi di Atu Lintang

REDAKSI

Butiran es menyelimuti pekarangan rumah warga di Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah, Sabtu (4/4/2026). Fenomena hujan es yang jarang terjadi ini sempat mengejutkan warga setempat dan menjadi perbincangan di media sosial.

Butiran es menyelimuti pekarangan rumah warga di Kecamatan Atu Lintang, Aceh Tengah, Sabtu (4/4/2026). Fenomena hujan es yang jarang terjadi ini sempat mengejutkan warga setempat dan menjadi perbincangan di media sosial.

Takengon – Warga Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, dikejutkan oleh fenomena alam langka pada Sabtu (4/4/2026) sore. Sekitar pukul 16.35 WIB, butiran es jatuh dari langit atau yang secara lokal dikenal masyarakat Gayo sebagai “Uren Uah-Uah”, menyelimuti pekarangan rumah hingga area perkebunan kopi milik warga.

​Peristiwa ini mendadak viral setelah sejumlah warga mengabadikan momen tersebut. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat butiran es berukuran kecil hingga sedang jatuh cukup deras, menghantam atap rumah dan dedaunan di kawasan dataran tinggi tersebut.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Antar Bantuan Masa Panik untuk Masyarakat Pidie dan Pidie Jaya

​Secara teknis, fenomena ini terjadi akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil. Awan cumulonimbus yang berkembang secara intens membawa partikel air ke lapisan udara yang sangat dingin hingga membeku, sebelum akhirnya jatuh ke bumi dalam bentuk butiran es.

Baca Juga :  Ferkushi Aceh Kirim Atlet Berlaga di Kejurnas Kurash 

​Meskipun fenomena ini menjadi tontonan unik bagi sebagian warga—terutama anak-anak yang tampak antusias bermain es—kekhawatiran sempat muncul di kalangan petani. Mereka mengkhawatirkan dampak benturan butiran es terhadap kualitas tanaman kopi yang merupakan komoditas utama daerah tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan.

​Kejadian ini menjadi pengingat akan dinamika cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah dataran tinggi seperti Aceh Tengah. Kondisi geografis dan perubahan suhu yang cepat menjadi faktor utama pemicu fenomena alam tersebut.

Baca Juga :  Mobil Terjun ke Laut di Ulee Lheue, Pengemudi Selamat

​Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya selama masa peralihan musim. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memperbarui informasi cuaca demi meminimalisir risiko dampak alam di masa mendatang.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Cegah Pompa Macet, Pemko Banda Aceh Perketat Pengawasan Underpass Beurawe dengan CCTV

Aceh Besar

Tim Damkar Aceh Besar Evakuasi Ular Piton 3,5 Meter

Peristiwa

Gempa Bumi M7,7 Myanmar, Puluhan Jemaah Salat Jumat Meninggal Tertimpa Bangunan Masjid

Daerah

Polisi Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Daerah

Kadinsos Aceh Ingatkan Kedisiplinan Pegawai

Daerah

Anggota KPA Aceh Timur Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Perdamaian Aceh

Daerah

Sekda Aceh Besar Hadiri HUT Dharma Wanita Persatuan ke-25 

Daerah

Akses kenderaan Bireuen – Takengon masih Putus, Prajurit TNI bantu Warga lewati Jalur Alternatif