Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:38 WIB

Gempa Kembar Venezuela, Gubernur Mualem Sampaikan Belasungkawa Mendalam

REDAKSI

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyampaikan duka mendalam atas bencana gempa dahsyat yang melanda Venezuela. Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat untuk mendoakan keselamatan para korban dan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas internasional.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyampaikan duka mendalam atas bencana gempa dahsyat yang melanda Venezuela. Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat untuk mendoakan keselamatan para korban dan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai bentuk solidaritas internasional.

Banda Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), merespon peristiwa gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela dan menelan korban ribuan jiwa. “Pemerintah Aceh menyampaikan duka dan belasungkawa yang mendalam, semoga kondisi Venezuela dapat segera pulih kembali,” kata Mualem, Kamis (2 Juli 2026).

Melalui Jubir Pemerintah Aceh, Dr. Nurlis Effendi, Gubernur mengimbau seluruh masyarakat Aceh mendoakan keselamatan dan kesehatan bagi korban yang selamat dari bencana tersebut. “Ini berkaitan dengan tragedi kemanusiaan. Jika memiliki kemampuan, silakan memberi bantuan kemanusiaan untuk Venezuela yang sedang berduka,” katanya.

Disampaikan juga bahwa Gubernur Mualem sangat memahami betapa beratnya beban yang sedang dihadapi Pemerintah Venezuela. “Kita dulu pernah mengalami bencana tsunami yang dahsyat,” kata Nurlis. Pada 26 Desember 2004, gempa berkekuatan 9,1–9,3 Mw yang berpusat di Samudra Hindia memicu gelombang tsunami yang merenggut lebih dari 170.000 jiwa di Aceh.

Baca Juga :  Bank Aceh Bagikan Dividen Tahun 2024 sebesar Rp 300 Miliar

Salah satu negara yang membantu Aceh saat itu adalah Pemerintah Venezuela. Di antara bantuannya berupa dana kemanusiaan senilai 2 juta dolar Amerika Serikat untuk pemulihan infrastruktur, layanan medis, dan penanganan darurat para korban selamat pada masa tanggap darurat dan rekonstruksi Aceh.

Salah satu jejak bantuan Venezuela untuk Aceh adalah berdirinya Politeknik Indonesia Venezuela (Poliven) di Aceh Besar. Nama Venezuela pada kampus tersebut merupakan bentuk apresiasi atas bantuan dan kerja sama kemanusiaan dari Pemerintah Venezuela pada masa rekonstruksi pascatsunami Aceh tahun 2004.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Paparkan Potensi Investasi di Forum ASEAN–Tiongkok

Saat ini, gempa kembar berkekuatan Mw 7,2 dan Mw 7,5 telah memicu krisis kemanusiaan di Venezuela. Berpusat di San Felipe, Yaracuy, bencana yang terjadi pada Rabu (24 Juni 2026) tersebut telah menewaskan sedikitnya 2.295 orang hingga Kamis (2 Juli 2026). Pemerintah Venezuela telah menetapkan status keadaan darurat dan masa berkabung selama tujuh hari.

Selain itu, dilaporkan sebanyak 11.267 orang mengalami luka-luka dan 43.251 orang masih hilang di bawah reruntuhan. Sekolah-sekolah ditutup, tenaga kesehatan kewalahan menangani para korban, sementara bencana juga menghancurkan infrastruktur secara luas, termasuk menyebabkan kerusakan operasional pada Bandara Internasional Simón Bolívar dan Pelabuhan La Guaira.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah menyampaikan duka cita mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas bencana tersebut. Indonesia bergabung dengan 24 negara lainnya dalam memberikan solidaritas kemanusiaan internasional bagi upaya pemulihan Venezuela.

Baca Juga :  Mualem Tinjau Dampak Banjir di Bireuen: Tanpa Sinyal, Jalan Nasional Putus

Di tengah penyampaian duka kepada rakyat Venezuela, Pemerintah Aceh saat ini juga tengah menangani bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kabupaten/kota sejak akhir Juni 2026. Bencana berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang telah menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur serta berdampak pada ribuan warga, sehingga Pemerintah Aceh terus mengoordinasikan penanganan darurat bersama pemerintah kabupaten/kota dan seluruh unsur terkait guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi dengan baik. []

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Buka Aceh Culinary Festival 2026, Plt. Sekda: Kuliner Merupakan Bagian dari Identitas Aceh

Pemerintah Aceh

Ketua Forikan Aceh Serahkan Ikan Segar untuk Warga Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh

Kak Na Antar Bantuan ke 2 Gampong di Pelosok Aceh Utara

Nasional

Mualem Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pesantren*

Pemerintah Aceh

Kapolri: Kakak Kapolri Dulu Juga Pramuka

Pemerintah Aceh

Pj Gubernur Safrizal Rapat Daring Penataan Tenaga Non ASN

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan Skk Migas Sepakat Revisi poD Blok Andaman

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh